0
News
    Update Haji
    Home Featured Pilihan Safari Wukuf Wukuf

    Fasilitasi 240 Jemaah Lansia dan Disabilitas Safari Wukuf - beritajatim

    2 min read

     

    Fasilitasi 240 Jemaah Lansia dan Disabilitas Safari Wukuf

    Reporter : Ainur Rohim

    Ilustrasi jamaah haji. (Pixabay)
    Ilustrasi jamaah haji. (Pixabay)

    Makkah (beritajatim.com) – Sebanyak 240 jemaah calon haji asal Indonesia berusia lanjut (Lansia) dan disabilitas akan menjalani safari wukuf. Sebab, para jemaah ini lansia atau difabel ini memiliki keterbatasan dalam pergerakan sehingga tidak bisa melakukan apa-apa atau memiliki keterbatasan kemampuan fisik berat.

    “Jemaah lansia dan disabilitas yang masuk kategori ini kita safariwukufkan,” tegas Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid di Makkah, Senin (26/6/2023) mengutip Kemenag.go.id, Selasa (27/6/2023).

    Subhan mengutarakan, fasilitasi ini sebagai upaya PPIH dalam memberikan pelindungan jemaah sekaligus agar mereka bisa menyelesaikan ibadah hajinya.

    iklan adidas

    “Ini bagian ikhtiar kami mewujudkan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas. Mereka yang memiliki keterbatasan tetap terlindungi dan bisa menunaikan ibadah haji dengan baik dan selamat,” tambahnya.

    Sebelum disafariwukufkan, jemaah lansia ini dikumpulkan di lima hotel pada empat wilayah. Di Jarwal, disiapkan hotel 904 A dengan kapasitas 80 orang. Di Misfalah, ada di hotel 1113 dengan kapasitas 40 orang. Di wilayah Syisah, disiapkan dua hotel, yaitu: 409 dengan 40 kapasitas, dan 410 dengan 40 kapasitas.

    Sementara di wilayah Raudhah, ada hotel 709 dengan 40 kapasitas. “Makan tiga kali sehari dan snack untuk mereka juga disiapkan. Mereka akan tinggal di hotel transit maksimal sampai 30 Juni 2023,” jelas Subhan.

    “Selama di hotel transit, mereka didampingi oleh dokter, paramedis, pembimbing ibadah, petugas layanan lansia dan disabilitas. Akan dilakukan pengecekan kesehatan rutin dan senam ringan,” sambungnya.

    Menurut Subhan, jemaah akan diberangkatkan pada 9 Zulhijah 1444 H/27 Juni 2023 M mulai jam 11.00 waktu Arab Saudi (WAS) ke Arafah dengan enam bus. Persiapan mobilisasi akan dilakukan mulai jam 09.00 WAS.

    Setiap bus akan diisi maksimal 40 jemaah dalam kondisi duduk. Setiap bus akan dikawal sembilan petugas, terdiri atas penunjuk jalan, dokter, pembimbing ibadah, paramedis, pelayanan lansia.

    “Ada 54 petugas yang mengawal mereka. KKHI juga siagakan dua ambulance, on call,” ungkapnya. [air]

    Bagikan ini

    Komentar
    Additional JS