0
News
    Home Featured Haji Pilihan

    Hindari Kelebihan Bagasi, Jemaah Haji Timbang Koper di Hotel By BeritaSatu

    3 min read

     

    Hindari Kelebihan Bagasi, Jemaah Haji Timbang Koper di Hotel

    By BeritaSatu.com
    beritasatu.com
    June 19, 2023
    Jemaah haji menimbang kopernya di hotel tempat menginap sebelum masuk bagasi di bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi.
    Jemaah haji menimbang kopernya di hotel tempat menginap sebelum masuk bagasi di bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi.

    Makkah, Beritasatu.com - Memastikan berat bagasi berada dalam batas yang ditentukan oleh maskapai penerbangan, jemaah haji yang akan pulang ke Indonesia menimbang kopernya di hotel tempat menginap. Hal itu dilakukan jemaah haji, sebelum masuk bagasi di bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi.

    Ketua Kloter 1 Makassar (UPG) Juhrah mengatakan, penimbangan dilakukan pada bagasi jemaah haji kloter pertama embarkasi Ujung Pandang (UPG 1) di Hotel Yaqup Al-Quqandi, Minggu (2/6/2023) malam. Jemaah haji kloter pertama embarkasi Ujung Pandang rencananya akan pulang ke Indonesia pada Selasa (4/7/2023).

    "Penimbangan bagasi jauh hari sebelumnya, mewanti-wanti seluruh jemaah agar jangan sampai ada yang memasukkan barang terlarang," kata Juhrah.

    Menurut Juhrah, barang bawaan jemaah haji yang tidak diperbolehkan masuk dalam bagasi di antaranya air zamzam dan power bank.

    "Imbauan itu sudah kami sampaikan kepada seluruh jemaah haji, jangan membawa barang terlarang," terangnya.

    Selain itu, kata Juhrah, pihaknya juga mengimbau pada jemaah agar tidak membawa koper melebihi kapasitas. "Satu koper jemaah maksimal 32 kilogram, kalau lebih risikonya akan dibongkar," tandasnya.

    Juhrah mengatakan, jemaah haji sebelumnya sudah menimbang kopernya di hotel sebelum ditimbang pihak maskapai di bandara. "Sehingga harapan kita tidak ada koper lebih 32 kilogram, karena seluruh jemaah haji sudah melakukan penimbangan di kamarnya," kata dia.

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    Menurut Juhrah, penimbangan koper di hotel untuk mengantisipasi apabila ada jemaah haji yang berpotensi melebihi batas yang ditetapkan.

    BACA JUGA

    "Aturannya sudah seperti itu, tidak bisa disilang bagasi yang keelebihan muatan ke yang kurang. Saya sudah negosiasi sebenarnya, tetapi tidak bisa," kata dia.

    Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait barang bawaan yang dilarang masuk koper jauh-jauh hari. "Koper besar sudah disiapkan sebelum Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina)," kata dia.

    Dia mengatakan bagi jemaah yang membawa banyak oleh-oleh bisa menggunakan jasa kargo udara atau laut. "Kami sudah sampaikan dari Madinah. Kalau ada yang oleh-olehnya banyak, silakan pakai kargo. Ada yang kargo udara dan laut. Proses kargo dikoordinir oleh KBIH (kelompok bimbinhan ibadah haji)," pungkasnya.

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    Komentar
    Additional JS