0
News
    Home Featured Haji Pilihan

    Mulai Selasa Besok Jamaah Haji Mulai Tiba di Tanah Air, Kloter Pertama Mendarat di Batam - Sinar Harapan

    4 min read

     

    Mulai Selasa Besok Jamaah Haji Mulai Tiba di Tanah Air, Kloter Pertama Mendarat di Batam - Sinar Harapan



    SINAR HARAPAN--Mulai besok, Selasa (4/7/2023) jamaah haji asal Indonesia akan berangsur-angsur diterbangkan pulang ke tanah air, yang dimulai dengan kloter pertama mendarat di Batam.

    Dijadwalkan seluruhnya ada 18 kelompok terbang yang akan beranagkat pulang dari Saudi Arabia menuju sejumlah bandara di Indonesia. Jemaah haji yang pulang perdana adalah rombongan kloter I dari Batam.

    Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Haryanto memastikan kepulangan Jemaah haji Indonesia perdana ini pulang melalui Bandara King Abdul Azis Jeddah. Mereka akan disiapkan 8 jam sebelumnya dari hotel tempat pemondokannya di Makkah.

    Meski begitu, selama sehari semalam atau 24 jam pada 4 Juli 2023 tersebut, total kepulangan Jemaah haji ada 18 kelompok terbang (kloter) dari gelombang pertama.

    “Untuk teknis pelaksanaan kepulangan, sesuai rencana 8 jam sebelum tiba di Jeddah, jemaah haji sudah diberangkatkan dari hotel di Makkah. Perjalanan sekitar 1-2 jam. Dan 6 jam sebelumnya sudah tiba di bandara Jeddah di Plaza,” kata Haryanto, dikutip laman resmi Kementrian Agama.

    Kloter pertama yang akan kembali ke Tanah Air yakni dari embarkasi Batam (BTH). Mereka akan terbang dari Bandara Internasional King Abdul Azis Jeddah pada pukul 00.05 waktu Arab Saudi (WAS). Selanjutnya menyusul jemaah haji dari embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 1, terbang pukul 00.10 WAS.

    "Untuk teknis pelaksanaan kepulangan sesuai rencana bahwa 8 jam jemaah haji sudah diberangkatkan dari hotel Makkah, perjalanan 1-2 jam, 6 jam sebelumnya sudah tiba di Bandara Jeddah, di plaza," jelas Haryanto.

    Haryanto mengingatkan jemaah haji untuk tidak membawa barang berlebihan, karena akan di sweeping oleh petugas maskapai penerbangan. Jemaah haji hanya boleh membawa koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram, koper kabin maksimal 7 kg, dan tas paspor. Dilarang membawa benda cair di dalam koper bagasi, termasuk air Zamzam.

    "Pada masa kepulangan ini biasanya cukup crowded karena biasanya jemaah bawa barang berlebihan. Misal bawa tes tentengan kiri kanan," ungkap Haryanto.

    "Kami mohon tidak membawa barang bawaan seperti air Zamzam dibotol, dikemas lalu dimasukkan ke koper besar, bebepa hal sering terjadi tapi pada akhirnya koper dibongkar dan akan jadi masalah. Intinya jangan ada cairan," pesan Haryanto.

    Untuk air Zamzam, setiap jemaah haji akan mendapatkan 5 liter yang diberikan setelah tiba di Tanah Air.

    Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H Mahyudin memembenarkan mengenai kepulangan gelombang pertama Jamaah Haji  dari embarkasi Batam pada 4 Juli 2023.

    "Jamaah Haji berangkat melalui Bandara Internasional King Abdil Aziz Jeddah, untuk embarkasi Batam BTH–02 berangkat dari Makkah pada 4 Juli 2023 pukul 5.25 WAS, take off dari Jeddah pukul 13.25 WAS dan akan tiba di tanah air pada 5 Juli pukul 04. 55 WAS menggunakan pesawat Saudi Arabia Air Lines," kata Mahyudin seperti disampaikan Ana Humas Kemenag Riau di Pekanbaru, Minggu.

    Mahyudin mengatakan terkait barang JH akan melalui proses penimbangan bagasi dua hari sebelum jadwal kepulangan. JH harus memastikan barang bagasi dan harus mematuhi ketentuan penerbangan yang diatur maskapai.

    Sedangkan Jamah Hji Riau gelombang kedua berangkat ke Madinah mulai 10 Juli 2023 dan akan tinggal selama delapan atau sembilan hari sebelum pulang ke Tanah Air.

    "JH gelombang kedua akan berangkat ke Madinah untuk melaksanakan Arbain dan akan pulang ke Tanah Air mulai 19 Juli 2023 melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah," katanya.

    Sementara itu sebagian besar JH Riau sudah melalui fase Armuzna yakni Arafah, Musdalifah, Mina sudah berakhir, JH sudah kembali ke hotel tempat pemondokan masing-masing di Makkah.


    JH asal Provinsi Riau sebagian besar mengambil Nafar Awal dan ada juga yang mengambil Nafar Tsani. Selain itu
    Mahyudin mengatakan masih berada di Makkah memantau pergerakan JH dari jamarat kembali ke pemondokan dan delapan puluh persen JH Riau mengambil Nafar Awal.

    Komentar
    Additional JS