Tips Cegah Influenza Pasca-Puncak Haji By BeritaSatu
Tips Cegah Influenza Pasca-Puncak Haji
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fimg2.beritasatu.com%2Fcache%2Fberitasatu%2F960x620-3%2F2023%2F07%2F1688687952-1600x1066.webp)
Makkah, Beritasatu.com - Pasca-puncak haji Arafah Muzdalifah Mina (Armina) sebagian jemaah haji mengalami demam karena aktivitas yang padat. Demam umumnya akan turun dengan sendirinya dalam beberapa hari.
"Demam merupakan kondisi di mana suhu tubuh lebih tinggi dari normal. Demam muncul sebagai respons alami tubuh terhadap infeksi. Munculnya demam ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun virus, bahkan reaksi alergi, " ujar petugas PPIH Arab Saudi Daker Madinah Sektor Bir Ali dr H Tejo Katon, S.Si, MBA, MM di Makkah, Kamis (6/7/2023).
Lebih lanjut, dr H Tejo Katon menyampaikan bahwa ada beberapa cara menurunkan demam yang bisa jamaah haji coba di hotel pemondokan, antara lain:
1. Minum banyak cairan
Konsumsi banyak cairan saat demam sangat penting, karena air dapat membantu mengatur suhu tubuh, membuang bakteri dan virus, serta membuat tubuh bekerja dengan lebih lancar.
Selain itu, cairan juga dapat mencegah dehidrasi saat demam. Perlu diingat, semakin tinggi demam, risiko dehidrasi makin besar. Jadi, pastikan jemaah haji tidak lupa untuk minum lebih banyak cairan apalagi cuaca di Makkah cukup panas.
2. Istirahat yang cukup
Demam menandakan bahwa sistem imun di tubuh sedang memerangi bakteri atau virus penyebab infeksi. Agar sistem imun tubuh meningkat, diperlukan istirahat dan tidur cukup.
3. Kenakan pakaian yang nyaman.
Banyak jemaah haji yang beranggapan bahwa melapisi tubuh dengan selimut tebal saat demam dapat mengeluarkan keringat dan mempercepat penurunan suhu tubuh.
Namun faktanya, hal ini tidak memiliki manfaat apa pun bagi tubuh. Jadi, gunakan pakaian yang menyerap keringat, agar panas tubuh tidak terperangkap dalam pakaian. " Apabila belum turun juga, silakan untuk minum obat penurun panas dan ingat jangan lupa berdo'a, " terang dr. H. Tejo Katon.
Saksikan live streaming program-program BTV di sini