0
News
    Home Bus Shalawat Bus Sholawat Featured Haji Pilihan

    Usai Puncak Haji, Bus Shalawat Kembali Layani Jemaah RI di Mekkah - CNN Indonesia

    12 min read

     

    Usai Puncak Haji, Bus Shalawat Kembali Layani Jemaah RI di Mekkah

    Senin, 03 Jul 2023 05:02 WIB
    Kementerian Agama memastikan bus Shalawat sudah kembali beroperasi untuk melayani jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram maupun sebaliknya
    Umat Islam di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. (ANTARAFOTO/WAHYU PUTRO)
    Jakarta, CNN Indonesia --

    Kementerian Agama (Kemenag) memastikan bus Shalawat sudah kembali beroperasi untuk melayani jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram maupun sebaliknya di Mekkah, Arab Saudi.

    "Jemaah dapat memanfaatkan Bus Shalawat tersebut ke Masjidil Haram untuk Tawaf Ifadah," ujar Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat, Dodo Murtado, Minggu (2/7).

    Sebelumnya, operasional bus Shalawat berhenti sementara mulai 6 sampai 13 Zulhijah 1444 Hijriah/2023 Masehi. Kini bus tersebut kembali melayani jemaah selama 24 jam setelah selesainya puncak haji fase Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina).

    Dodo mengatakan Tawaf Ifadah dimulai sejak tengah malam pada hari Nahr, tanggal 10 Zulhijah (menurut Imam Syafi'i dan Ahmad). Tawaf Ifadah dapat dilakukan selama jemaah haji masih di Mekah, dan tidak ada batas akhir waktunya.

    Kemenag menyarankan kepada jemaah haji gelombang I kloter 1 sampai 10 agar menyegerakan Tawaf Ifadah dan mempersiapkan kepulangan ke Indonesia.

    "Jemaah haji dapat mengakhirkan Tawaf Ifadah dan menunggu agar kepadatan Masjidil Haram berkurang serta memberi kesempatan kepada jemaah gelombang 1 untuk melaksanakan Tawaf Ifadah terlebih dahulu," kata Dodo.

    Pemerintah juga mengimbau agar jemaah memanfaatkan waktunya dengan istirahat di hotel sebelum menjalani Tawaf Ifadah dan Sa'i. Mengingat kondisi Masjidil Haram yang padat saat ini, jemaah diminta tetap dalam rombongannya masing-masing dan jangan memisahkan diri.

    "Jemaah lansia, risti dan penyandang disabilitas dapat memanfaatkan layanan kursi roda dan skuter dari petugas resmi untuk Tawaf dan Sa'i agar prosesnya berjalan lancar, aman dan tidak kelelahan," ujar Dodo.

    Seiring berakhirnya fase Mina dan jemaah telah meninggalkan Mina, Dodo memastikan petugas haji melakukan penyisiran di tenda-tenda dan lokasi lainnya untuk memastikan tidak ada peserta haji yang tertinggal di Mina.

    Selain jemaah, petugas juga menyisir barang-barang bawaan yang tertinggal di tenda. Setelah dikumpulkan dan didata, barang-barang tersebut dikembalikan ke peserta haji melalui petugas kloter.

    "Jemaah yang tertinggal dan terpisah dari rombongannya akan diantar ke hotelnya di Mekkah," kata Dodo.

    (Antara/kid)


    TOPIK TERKAIT
    BACA JUGA
    Menag: Menteri Haji Arab Saudi Minta Maaf soal Layanan di Armuzna

    Menag: Menteri Haji Arab Saudi Minta Maaf soal Layanan di Armuzna

    Protes Yaqut ke Mashariq Saudi: Saya Enggak Makan Sebelum Jemaah Makan

    Protes Yaqut ke Mashariq Saudi: Saya Enggak Makan Sebelum Jemaah Makan

    Yaqut Adukan Masalah Layanan Haji di Armina ke Menteri Haji Saudi

    Yaqut Adukan Masalah Layanan Haji di Armina ke Menteri Haji Saudi

    Anies dan Ganjar Diundang Kerajaan Saudi Ketika Tunaikan Ibadah Haji

    Anies dan Ganjar Diundang Kerajaan Saudi Ketika Tunaikan Ibadah Haji

    Diundang Pangeran MBS, Puan Jaga Kedekatan Indonesia dan Arab Saudi

    Diundang Pangeran MBS, Puan Jaga Kedekatan Indonesia dan Arab Saudi

    Awas PanasLIHAT SEMUA
    Awas Panas: 'Ngeri-ngeri Sedap' Ancaman Laut China Selatan, RI Gimana?

    Awas Panas: 'Ngeri-ngeri Sedap' Ancaman Laut China Selatan, RI Gimana?

    Internasional
    Awas Panas: Georgia Aja Sukses Reformasi Polisi, Polri Gimana Nih?

    Awas Panas: Georgia Aja Sukses Reformasi Polisi, Polri Gimana Nih?

    Internasional
    Awas Panas: Sekomunis Apa Sih China di Era Xi Jinping?

    Awas Panas: Sekomunis Apa Sih China di Era Xi Jinping?

    Komentar
    Additional JS