0
News
    Home Arab Saudi Featured Haji Pilihan

    Haji 2023 Ditutup, Satu Jemaah Hilang dan 77 Lainnya Masih Dirawat di Arab Saudi By BeritaSatu

    2 min read

     

    Haji 2023 Ditutup, Satu Jemaah Hilang dan 77 Lainnya Masih Dirawat di Arab Saudi

    By BeritaSatu.com
    beritasatu.com
    July 24, 2023
    Menteri Agam Yaqut Cholil Qoumas saat di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Sabtu 5 Agustus 2023.
    Menteri Agam Yaqut Cholil Qoumas saat di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Sabtu 5 Agustus 2023.

    Jakarta, Beritasatu.com - Penyelenggaraan ibadah haji 1444 Hijriah/2023 resmi ditutup hari ini, Sabtu (5/8/2023). Indonesia sudah memberangkatkan sebanyak 229.000 jemaah dari kuota awal 221.000 dan diberi penambahan kuota 8.000.

    Dari ribuan jemaah haji tersebut, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan seorang jemaah dalam status hilang belum ditemukan. Selain itu sebanyak 77 jemaah dalam kondisi sakit dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.

    “Catatan penting dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini, diantaranya adalah saya sampaikan sampai hari ini masih ada 77 jamaah yang dirawat di Arab Saudi. Selain itu ada satu jamaah yg hilang dimasa puncak haji yang belum ketemu,” ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas, dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Sabtu (5/8/2023).

    Meski penyelenggaran ibadah haji tahun ini telah ditutup dan seluruh jemaah dipulangkan, masih belum diketahui nasib seorang jemaah yang hilang. Yaqut menegaskan telah memerintahkan jajaran Kemenag terus melakukan pencarian.

    “Sudah perintahkan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama yang ada di Arab Saudi melalui Kantor Urusan Haji untuk terus melakukan proses pencarian terhadap jemaah yang belum ketemu sampai saat ini,” tuturnya.

    Langkah Kemenag untuk menemukan kembali jemaah haji hilang yang diketahui berusia 88 tahun asal Palembang tersebut, telah berkoordinasi dengan pihak berwenang Arab Saudi.

    “Kita gak bisa asal mencari CCTV karena yang punya akses itu kepolisian dan pihak yang berwenang di sana. Kita sudah koordinasi dengan semua itu, karena diperintahkan cari sampai ketemu,” jelasnya.

    Yaqut menambahkan penyelenggaraan haji tahun 2023 merupakan tahun terbanyak jemaah haji meninggal dunia setelah 2015. Tercatat 773 jemaah meninggal dunia, mayoritas lansia sabanyak 562 berusai 65 tahun ke atas, rentang 65-60 sebanyak 81 orang, usia di bawah 60 tahun sebanyak 109 orang, dan tertua usia 98 tahun sebanyak 2 orang, serta termuda usia 42 tahun sebanyak 6 orang meninggal dunia.

    Komentar
    Additional JS