0
News
    Home Featured Haji Pilihan

    Operasional Haji 2023 Berakhir, Kloter 88 Surabaya Jadi Pamungkas By BeritaSatu

    2 min read

     

    Operasional Haji 2023 Berakhir, Kloter 88 Surabaya Jadi Pamungkas

    By BeritaSatu.com
    beritasatu.com
    July 24, 2023
    Jemaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis Madinah.
    Jemaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis Madinah.

    Madinah, Beritasatu.com - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 berakhir Jumat (4/8/2023). Hal ini ditandai dengan kepulangan kelompok terbang (kloter) 88 Embarkasi Surabaya (SUB 88) dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah menuju Indonesia.

    “Seluruh kloter jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang kedua hari ini sudah meninggalkan hotel di Madinah. Mereka diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) untuk selanjutnya terbang ke Surabaya,” kata Kepala Daerah Kerja Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Zaenal Muttaqin di Madinah, Kamis (3/8/2023).

    Ada tiga kloter yang berangkat dari Madinah ke Indonesia pada hari terakhir pemulangan dari hotel di Madinah. Ketiganya dari Embarkasi Surabaya (SUB), yaitu SUB 86 dengan 356 jemaah, SUB 87 dengan 357 jemaah, dan SUB 88 sebanyak 327 jemaah. “Hal ini sekaligus menandai berakhirnya operasional ibadah haji 2023 di Daker Madinah," kata dia.

    Zaenal bersyukur, seluruh operasional haji berjalan lancar. Selama di Madinah, jemaah dapat menjalankan ibadah di Masjid Nabawi serta berziarah.

    Kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah ke Madinah berlangsung sejak 10 Juli 2023. Proses kedatangan ini berlangsung hingga 25 Juli 2023. Sementara proses pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Madinah ke Tanah Air, berlangsung sejak 19 Juli hingga 4 Agustus 2023.

    Sampai dengan hari terakhir, lanjut Zaenal, masih ada 38 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah. Selain itu, ada 31 jemaah yang masih dirawat di RSAS di Makkah dan delapan jemaah di RSAS di Jeddah. Mereka akan terus dirawat hingga secara medis diizinkan untuk pulang ke Tanah Air.

    Dia mengatakan memgingat operasional haji di Daker Madinah sudah berakhir, maka proses pemantauan kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan diserahkan kepada KJRI di Jeddah. "Jemaah yang sudah mendapatkan izin kelayakan terbang, akan dipulangkan ke Tanah Air,” jelas Zaenal.

    Komentar
    Additional JS