0
News
    Update Haji
    Home Featured Munas NU Munas-Konbes NU PBNU Pilihan

    Munas-Konbes NU 2023 Selesai Sempurna, Rais 'Aam PBNU Yakin NU Semakin Berkualitas | NU Online

    4 min read

     

    Munas-Konbes NU 2023 Selesai Sempurna, Rais 'Aam PBNU Yakin NU Semakin Berkualitas | NU Online

    Selasa, 19 September 2023 | 18:15 WIB

    VideoItemauthor image

    Aru Lego Triono

    Penulis

    Jakarta, NU Online

    Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2023 telah selesai secara sempurna. Forum permusyawaratan tertinggi setelah muktamar ini usai sesuai jadwal yang telah ditentukan. 

    ADVERTISEMENT


    Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta Munas-Konbes NU 2023, baik utusan dari PWNU maupun para ulama utusan pesantren. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua panitia.


    "Terima kasih atas semua kinerja yang maksimal, yang keras berdedikasi penuh semangat, sebagai bentuk mutual simbiosis, kerja sama dalam segala bentuk," kata Kiai Miftah saat menutup Munas-Konbes NU di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (19/9/2023) petang. 

    ADVERTISEMENT

    Baca Juga

    Rais Aam PBNU: Sepertinya Ada yang Lupa Kalau NU Berjarak dengan Partai Politik


    Menurut Kiai Miftah, agenda Munas-Konbes NU yang diselenggarakan atas kerja sama yang maksimal itu merupakan anugerah bagi Perkumpulan NU. Ia pun yakin, NU akan terus bertambah, baik kuantitas maupun kualitasnya. 


    "Ini merupakan sebuah anugerah yang sangat besar bagi kita semua atau semacam sebuah bisyarah dan isyarah kalau perode ini NU betul-betul akan terus, bukan sekadar bertambah dari segi kuantitas tapi juga kualitas dan diharapkan dunia betul-betul berperan nyata, NU akan betul-betul men-dhad-kan dunia," ucap Kiai Miftah. 


    Kiai Miftah kemudian menyampaikan soal istilah 'NU tidak ke mana-mana dan ada di mana-mana'. Kalimat itu merupakan visi atau keinginan para ulama pendiri NU. 


    "Itu saya yakin maksud dan tujuannya adalah ke mana-mana menyampaikan dakwah. Tentu yang mestinya diperbolehkan ke mana-mana ini orang yang siap berdakwah. Salah satu sifat wajib nabi dan rasul adalah tabligh. Ada di tengah umat dalam rangka menyampaikan dakwah," jelas Kiai Miftah. 


    Pengasuh Pesantren Miftachus-Sunnah Surabaya, Jawa Timur ini kemudian memuji gaya kepemimpinan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

    Baca Juga

    Rais Aam PBNU: Ketertiban adalah Kunci Berjalannya Organisasi


    "Kita percaya di bawah arahan dan pimpinan beliau di saat ini, NU sudah betul-betul menjadi organisasi besar di dunia," pungkasnya.

    Editor: Fathoni Ahmad

    Pewarta: Aru Lego Triono

    Komentar
    Additional JS