0
News
    Update Haji
    Home Featured PBNU Pilihan Romadhon Rukyatul Hilal

    PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1445 H Sore Ini - NU Online

    3 min read

     

    PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1445 H Sore Ini

    Ahad, 10 Maret 2024 | 12:00 WIB

    PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1445 H Sore Ini

    Ilustrasi pemantauan hilal awal ramadhan. (Foto: dok. Ma'had Aly TBS Kudus)

    Nuriel Shiami Indiraphasa

    Jakarta, NU Online

    Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menginstruksikan kepada seluruh perukyah NU untuk melakukan rukyatul hilal awal bulan Ramadhan 1445 H.


    Instruksi tersebut disampaikan melalui Surat Instruksi Rukyah Ramadhan 1445 H Nomor 023/LF-PBNU/III/2024 yang ditandatangani Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris LF PBNU H Asmui Mansur pada Sabtu (9/3/2024).

    Baca Juga

    PBNU Tegaskan Sidang Isbat Tetap Perlu Diadakan, Ini Alasannya


    "Lembaga Falakiyah PBNU menginstruksikan kepada para perukyah Nahdlatul Ulama s-Indonesia untuk melaksanakan rukyah awal bulan Ramadhan 1445 H pada hari Ahad Legi, 29 Sya'ban 1445 H / 10 Maret 2024 M," demikian bunyi surat tersebut.


    LF PBNU meminta agar hasil rukyah mohon bisa dilaporkan secara lisan melalui telewicara zoom dari Gedung PBNU dan juga secara tertulis melalui formulir daring.


    "Hasil rukyah dimohon bisa dilaporkan melalui telewicara zoom dari Gedung PBNU. Hasil rukyah juga dimohon untuk dilaporkan secara lengkap hanya melalui formulir berikut: https://bit.ly/Ramadhan1445NU," tulisnya.


    Adapun hal-hal yang wajib disiapkan setiap titik rukyah untuk dilaporkan sebagai berikut:


    1. Identitas titik rukyatul hilal,
    2. Waktu memulai rukyatul hilal,
    3. Kondisi Matahari saat awal rukyah (dilengkapi foto Matahari bila rukyah menggunakan alat optik memadai),
    4. Kondisi Matahari saat terbenam
    5. Kondisi dan foto langit barat beserta ufuknya saat Matahari terbenam
    6. Kondisi hilal (terlihat/tidak)
    7. Waktu terlihatnya hilal
    8. Lama terlihatnya hilal berdasarkan hasil rukyah di titik tersebut
    9. Kondisi hilal saat terlihat (dilengkapi foto hilal bila rukyah menggunakan alat optik memadai)
    10. Kondisi dan foto langit barat beserta ufuknya saat hilal dinyatakan terlihat (apabila rukyah hanya menggunakan mata)
    11. Nama-nama saksi
    12. Waktu berakhirnya rukyah hilal

    Baca Juga

    BRIN Jelaskan Posisi Hilal, Prediksikan Puasa Mulai Selasa 12 Maret 2024


    Sebagai informasi, hilal 29 Sya'ban 1445 H bertepatan dengan Ahad Legi, 10 Maret 2024 M. Data perhitungan falak LF PBNU menunjukkan tinggi hilal 0 derajat 25 menit 47 detik. Sementara ijtima atau konjungsi terjadi pada Ahad Legi, 10 Maret 2024 M pukul 16:00: 50 WIB.


    Sementara itu, letak matahari terbenam berada pada posisi 3 derajat 55 menit 36 detik selatan titik barat, sedangkan letak hilal pada posisi 5 derajat 7 menit 23 detik selatan titik barat. Adapun kedudukan hilal berada pada 1 derajat 11 menit 27 detik selatan matahari dalam keadaan miring ke selatan dengan elongasi 2 derajat 30 menit 25 detik.


    Titik markaz Jakarta ini berlokasi di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat dengan koordinat koordinat 6º 11' 25" LS 106º 50' 50" BT. Penghitungan ini dilakukan dengan metode falak (hisab) tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama.


    Adapun parameter hilal terkecil terdapat di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Ketinggian hilal di sana mencapai -0 derajat 34 menit dan elongasi hilal hakiki 2 derajat 16 menit, serta lama hilal di atas ufuk 0 menit 0 detik.


    Sementara tinggi hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh. Ketinggian hilal di sana mencapai 0 derajat 26 menit, elongasi hilal hakiki 2 derajat 42 menit, dan lama hilal di atas ufuk 4 menit 21 detik.

    Komentar
    Additional JS