0
News
    Update Haji
    Home Featured Gus Irfan Menteri Haji dan Umrah Pesantren Tebuireng Spesial

    Doa dan Harapan Alumnus Tebuireng untuk Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah |Republika Online

    4 min read

     

    Doa dan Harapan Alumnus Tebuireng untuk Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah |Republika Online

    Gus Irfan diyakini akan jalankan amanah dengan integritas dan pengalaman.


    Foto: BP Haji
    Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelantikan KH Mochammad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah menuai apresiasi sekaligus harapan dari alumnus Pondok Pesantren Tebuireng, Muhammad Taufik.

    “Kalau untuk pengabdian atau khidmatnya kepada umat, sebagai cucu pendiri NU Kiai Hasyim Asy’ari, saya tidak pernah meragukan integritas beliau. Termasuk jiwa raganya untuk bangsa dan negara ini,” ujar Taufik kepada Republika.co.id, Senin (8/9/2025).

    Baca Juga

    Ia pun yakin Gus Irfan akan membawa kemaslahatan bagi umat Islam, khususnya jamaah haji Indonesia. “Saya yakin dengan integritasnya, Gus Irfan akan melakukan hal besar dan benar-benar membawa kemaslahatan bagi umat Islam Indonesia,” ucap mantan wartawan Tempo, Merdeka, dan Tirto ini.

    Sebagai bagian dari keluarga besar alumni Tebuireng, Taufik memiliki harapan besar setelah pelantikan Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah 2024-2029. Setelah melewati masa transisi penyelenggaraan haji tahun ini, Gus Irfan harus segera bersiap menghadapi penyelenggaraan haji 2026.

    Namun, menurut Taufik, Gus Irfan yang sebelumnya memimpin Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) telah memiliki pengalaman berharga untuk mengelola kementerian baru ini.

    “Semoga dari pengalaman itu, kementerian baru ke depan bisa berkolaborasi dengan baik dengan K/L lain. Gus Irfan juga bisa mengharmonisasinya sehingga kerja EO terbesar di negeri ini bisa lebih baik lagi dari sebelumnya, prosesnya lancar, tertib, dan aman,” kata Taufik.

    Halaman 2 / 2

    Taufik menambahkan tantangan yang dihadapi kementerian baru ini tentu tidak ringan. Selain penyelenggaraan haji, Gus Irfan juga dituntut menyiapkan formulasi kebijakan, peraturan, tata kelola organisasi, kesiapan pegawai, hingga infrastruktur kementerian.

    “Saya sebagai santri tentu hanya mendoakan semoga Gus Irfan selalu dicintai Allah, diberi kesehatan, dan kekuatan mengemban amanah besar itu. Dan tentu berharap jabatan baru bakal menjadi ladang amal serta berkah bagi beliau,” katanya.

    Profil Pondok Pesantren Tebuireng

    Didirikan: 1899 oleh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

    Lokasi: Jombang, Jawa Timur.

    Karakter: Dikenal sebagai salah satu pesantren tertua dan berpengaruh di Indonesia.

    Alumni: Banyak melahirkan tokoh nasional, ulama, intelektual, dan pemimpin bangsa.

    Fokus Pendidikan: Mengajarkan ilmu agama, Alquran, fiqih, dan tradisi pesantren, sekaligus membuka pendidikan umum dan perguruan tinggi.

    Kontribusi: Menjadi pusat kaderisasi ulama dan penggerak utama perkembangan Islam di Indonesia.

    photo
    Ciri khas santri yang belajar di pesantren - (Republika)
    arrow_forward_ios
    Baca selengkapnya

    Komentar
    Additional JS