Manfaat Shalawat Nariyah dan Cara Mengamalkannya - Lirboyo net
Manfaat Shalawat Nariyah dan Cara Mengamalkannya
Shalawat adalah bentuk kecintaan seorang hamba kepada Rasulullah ﷺ sekaligus sarana memperoleh rahmat Allah. Di antara shalawat yang populer di kalangan umat Islam, khususnya di dunia pesantren dan majelis-majelis dzikir, adalah Shalawat Nariyah. Shalawat ini diyakini memiliki banyak faidah (khasiat) dan diamalkan secara luas oleh para ulama salaf.
Shalawat Nariyah
Berikut adalah lafadz lengkap Shalawat Nariyah:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Artinya :“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan beliau segala simpul kesulitan terurai, segala kesusahan sirna, segala kebutuhan dapat terpenuhi, segala keinginan dapat tercapai, dan husnul khatimah diperoleh; dan dengan wajah mulianya awan diturunkan hujan. Semoga tercurah pula kepada keluarga dan para sahabatnya, dalam setiap pandangan mata dan tarikan nafas, sebanyak bilangan segala sesuatu yang Engkau ketahui.”
Keutamaan Shalawat Nariyah
1. perintah didalam Al-Qur’an untuk bersholawat
Allah ﷻ berfirman dalam QS. Al-Ahzab: 56:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ٥٦
Artinya :“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”(QS. Al-Ahzab: 56)
2. Hadist Nabi ﷺ yang menjelaskan tentang bersholawat
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
Artinya :“Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”[Muslim bin al-Ḥajjāj, Ṣaḥīḥ Muslim, ed. Aḥmad bin Rif‘at dkk. (Turki: Dār aṭ-Ṭibā‘ah al-‘Āmirah) hadist no. 408 hal.17 jilid 2]
3. Pendapat para Ulama
Al-Imam al-Sakhāwī dalam al-Qawl al-Badī‘ fī al-Ṣalāti ‘alā al-Ḥabīb al-Shafī‘ mengutip atsar, menjelaskan bahwa membaca shalawat dengan ikhlas, termasuk shalawat-shalawat yang para ulama susun, adalah amal yang banyak ulama anjurkan dan menjadi wasilah terkabulnya doa.
وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللهِ ﷺ فَقَالَ: مَنْ كَانَتْ لَهُ إِلَى اللهِ حَاجَةٌ أَوْ إِلَى أَحَدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ، فَلْيَتَوَضَّأْ فَلْيُحْسِنِ الْوُضُوءَ، ثُمَّ لِيُصَلِّ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ لِيُثْنِ عَلَى اللهِ، وَلْيُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ.
Artinya :“Dari Abdullah bin Abi Aufa radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Rasulullah ﷺ keluar kepada kami lalu bersabda: Barang siapa mempunyai hajat kepada Allah atau kepada salah seorang dari anak Adam, maka hendaklah ia berwudhu, memperbagus wudhunya, kemudian salat dua rakaat, lalu memuji Allah dan bershalawat atas Nabi ﷺ.” [Al-Sakhawi, Syamsuddin Abu Khair Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad. Al-Qaulul Badi’ fi Ash-Shalati ‘ala al-Habib asy-Syafi’. Kairo: Dar al-Rayan li al-Turats, tt., hlm.229]
Manfaat dan Faidah Shalawat Nariyah
di dalam kitab Kanz an-Najāḥ wa as-Surūr fī al-Ad‘iyah allatī Taṣarrafa fīhā as-Sayyid al-Badawī wa Ghayruhu mina al-Awliyā’ wa aṣ-Ṣāliḥīn disebutkan banyak manfaat shalawat nariyah seperti:
1. Melapangkan rezeki
Membaca Shalawat Nariyah 11 kali setiap selesai shalat fardhu, akan membuka pintu rezeki dan kemudahan urusan.
2. Menghilangkan kesusahan
wasilah hilangnya kesedihan dan kesempitan hidup.
3. Terkabulnya hajat
Membaca Shalawat Nariyah 313 kali bisa sebagai wasilah terkabulnya hajat besar, seperti melunasi hutang, memperoleh jodoh, atau menggapai cita-cita.
4. Keselamatan dari musibah
Dengan istiqamah membacanya, seorang hamba akan terjauhkan dari bala dan mara bahaya.
5. Mendapat rahmat dan syafaat Nabi ﷺ
Karena shalawat adalah bentuk penghormatan kepada Rasulullah ﷺ, maka balasannya adalah syafaat di akhirat.
Cara Mengamalkan Shalawat Nariyah
Beberapa tata cara amalan Shalawat Nariyah menurut ulama salaf, antara lain:
1. mengamalkan setiap hari: membaca Sholawat Nariyah 11 kali setiap selesai shalat fardhu. Atau 100 kali setiap malam sebelum tidur.
2. Untuk hajat khusus: Membaca 313 kali sekali duduk, lalu membaca doa sesuai hajat. Atau 4444 kali secara berjamaah (cukup terkenal dalam tradisi sebagian pesantren dan tarekat).
3. Membaca Shalawat Nariyah dengan adab: Dalam keadaan suci, menghadap kiblat, dengan penuh khusyu’. Sebaiknya awali dengan membaca istighfar dan akhiri dengan doa kemudian menyebut hajat.
Penutup
Shalawat Nariyah adalah wirid yang penuh faidah, lahir dari kecintaan para ulama kepada Rasulullah ﷺ. Dengan membacanya, seorang hamba bukan hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga meneguhkan hati dalam menghadapi kesulitan hidup.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo