DLH Kota Malang Kerahkan 500 Petugas Kebersihan untuk Sambut Harlah Seabad NU di Kota Malang - Tribunnews
DLH Kota Malang Kerahkan 500 Petugas Kebersihan untuk Sambut Harlah Seabad NU di Kota Malang
Ringkasan Berita:
- Sekitar 500 personel dikerahkan untuk membantu kebersihan pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang
- Diperkirakan akan ada ratusan ribu anggota NU yang datang ke Stadion Gajayana
- DLH Kota Malang menyebut personel akan bekerja secara bergiliran. Petugas akan bekerja dari pukul 5 sore sampai 4 pagi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengerahkan 500 personel untuk membantu kebersihan pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana.
Diperkirakan akan ada ratusan ribu anggota NU yang datang ke Stadion Gajayana.
Plh Kepala DLH Kota Malang, Raymond Matondang, mengatakan personel tersebut akan bekerja secara bergiliran.
Petugas akan bekerja dari pukul 5 sore sampai 4 pagi. Mereka bekerja secara bergantian.
“Hingga sebelum Subuh sekitar pukul 04.00 WIB, serta setelah acara selesai,” ujar Raymond kepada SURYAMALANG.OM, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Panduan Lengkap Jemaah Harlah Seabad Nahdlatul Ulama di Malang, Bisa Diakses Lewat Website Mikrosite
Raymond menjelaskan, para pekerja tidak hanya berasal dari Pemkot Malang. Beberapa petugas didatangkan dari Pemkab Malang dan Pemkot Malang.
Ratusan petugas kebersihan tersebut akan disebar di beberapa lokasi.
Selain di luar stadion, petugas juga akan bekerja di dalam stadion.
Pun di beberapa ruas jalan yang disterilkan seperti Jalan Ijen, Semeru maupun di kawasan Kayutangan.
Antisipasi Lonjakan Sampah
DLH Kota Malang juga menyiapkan enam unit truk serta dua kendaraan tambahan guna mengantisipasi lonjakan volume sampah.
DLH Kota Malang juga menyediakan dua unit mobil toilet portable dengan masing-masing empat bilik.
Raymond mengatakan, DLH Kabupaten Malang juga membantu menyiapkan tiga kendaraan toilet, dua di antaranya ditempatkan di pintu barat Stadion Gajayana dan satu unit di sekitar Alun-Alun Merdeka atau Kantor Bupati Malang.
DLH Kota Batu turut mendukung dengan menyediakan dua unit toilet portable yang ditempatkan di Jalan Semeru.
Persiapan Sudah Matang
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah memastikan kesiapan Stadion Gajayana Kota Malang jelang dilaksanakannya rangkaian kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU.
Secara detail, Gubernur Khofifah memastikan kesiapan sarana dan prasarana utama, termasuk pengaturan alur jamaah, aksesibilitas hingga aspek keamanan dan kenyamanan para peserta nantinya.
Selain meninjau Stadion Gajayana, Gubernur Khofifah juga meninjau titik-titik yang akan dijadikan tempat transit jemaah.
Antara lain Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur di Jalan Kawi, Kota Malang, serta sejumlah SMA dan SMK negeri yang disiapkan sebagai lokasi transit peserta.
Lokasi-lokasi ini akan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran mobilisasi dan kenyamanan peserta.
“Pemprov Jawa Timur mendukung penuh pelaksanaan Mujahadah Kubro ini, peringatan 1 Abad NU, maka kita memastikan semua kesiapan harus sudah dalam kondisi siap dan aman,” ungkap Khofifah.
Khofifah mengapresiasi sinergi yang terbangun antara PWNU Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, sinergi inilah yang menjadi kunci agar Mujahadah Kubro 1 Abad NU dapat berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan khidmat.