Keutamaan Memperbanyak Istighfar di Malam Nisfu Sya’ban, Senin 2 Februari 2026 - NU Online
Malam Nisfu Sya’ban adalah momen yang istimewa karena Allah akan memberi pengampunan kepada hambanya yang memohon ampun. Menurut Syekh Abdul Qadir al-Jilani, malam nisfu Sya’ban adalah malam yang diberkati Allah (lailah mubarakah). Malam tersebut disebut juga dengan “malam pembebasan” (lailatul bara’ah).
Disebut malam yang diberkati karena di dalamnya turun rahmat, keberkahan, kebaikan, dan pengampunan bagi manusia, jin dan penduduk bumi yang lain. Pada tahun ini malam Nisfu Sya’ban bertepatan dengan hari Senin malam Selasa, tanggal 2 Februari 2026.
Akan halnya disebut malam pengampunan, disebutkan hadits Rasulullah saw yang menyatakan, "Apabila tiba malam Nisfu Sya’ban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah: adakah orang yang memohon ampun maka aku ampuni, adakah orang yang meminta sesuatu maka aku berikan permintaannya” (HR al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman).
Hal itu juga disebutkan dalam sebuah hadits Rasulullah saw berikut:
عن معاذ بن جبل رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال يطلع الله الى جميع خلقه ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه الا لمشرك او مشاحن
Artinya: Allah menghadirkan malam Nisfu Sya'ban kepada semua makhluk-Nya dalam rangka Allah swt mengampuni segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat semua makhluk-Nya tersebut, kecuali orang yang musyrik (menyekutukan Allah) dan musyahin (orang yang menyebabkan permusuhan) (HR Imam Thabrani dan Ibnu Hibban sebagaimana dikutip Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, Maa Dzaa fi Sya'ban).
Karena itu pada malam tersebut umat Islam dianjurkan melakukan berbagai amalan, termasuk diantaranya memperbanyak membaca istighfar sebagai permohonan ampunan kepada Allah swt. Istighfar memberikan banyak faidah kepada pengamalnya, apalagi hal tersebut dilakukan sebanyak mungkin.
Sayyid Muhammad al-Maliki menyatakan bahwa istighfar dapat memperlancar rezeki, melebur segala dosa, melepaskan penderitaan, menghilangkan kesusahan, dan menolak gundah gulana.
Hal tersebut didasarkan pada banyak hadits Rasulullah saw. Di antaranya, hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, Imam Ibnu Majah, Imam An-Nasai, dan Imam Al-Hakim berikut:
قال النبي صلى الله عليه و سلم: من لزم الاستغفار جعل الله له من كل هم فرجا ومن كل ضيق مخرجا ورزقه من حيث لا يحتسب
Artinya, Nabi Muhammad saw bersabda: "Siapa yang melanggengkan istighfar, Allah swt akan menjadikan untuknya, dari setiap kesulitan menjadi kebahagiaan, dari setiap kesempitan menjadi solusi jalan keluar, dan rizkinya dari hal yang tak diduga-duga."
Adapun lafal istighfar yang paling mudah dan biasa dibaca adalah:
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfiru llâhal 'adhim
Artinya: Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Mahaagung.
Dari uraian di atas, tentang keutamaan membaca istighfar, tentu sangat disayangkan bila kita melewatkannya begitu saja. Maka marilah kita mengisi malam Nisfu Sya’ban nanti dengan memperbanyak membaca istighfar, dan amalan lainnya. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa, melancar rezeki, dan menghilangkan kesusahan kita.