0
News
    Home Arena Featured Puasa Puasa Romadhan Romadhon Spesial Tips & Tricks

    Olahraga saat Puasa Dianjurkan, Perhatikan Waktu dan Pola Makan - NU Online

    6 min read

     

    Olahraga saat Puasa Dianjurkan, Perhatikan Waktu dan Pola Makan

    JakartaNU Online

    Berpuasa berpotensi menurunkan daya tahan tubuh dan massa otot karena perubahan pola makan serta berkurangnya asupan protein dan nutrisi pendukung. Karena itu, olahraga tetap dianjurkan selama Ramadhan untuk menjaga kebugaran, mempertahankan massa otot, membantu proses detoksifikasi, serta mengendalikan berat badan.


    Praktisi Kesehatan Home Gym Rembang, Lela Ardilah Rusman, mengatakan aktivitas fisik selama puasa berpengaruh terhadap stamina dalam menjalani kegiatan harian.


    “Berolahraga sebelum berbuka adalah waktu terbaik, apalagi saat kadar gula darah dalam tubuh sedang rendah,” ujar Lela kepada NU Online, Jumat (20/2/2026).


    Ia menjelaskan, terdapat dua waktu efektif untuk melakukan gym saat berpuasa, yakni sore hari menjelang berbuka dan setelah salat tarawih.


    Menurutnya, waktu olahraga dapat disesuaikan dengan tujuan masing-masing. Jika ingin menurunkan berat badan, olahraga dapat dilakukan sebelum berbuka. Sementara bagi yang ingin menaikkan berat badan atau membangun massa otot, disarankan berolahraga setelah tarawih.


    Terkait asupan nutrisi, Lela menganjurkan konsumsi protein yang cukup saat sahur dan berbuka, disertai sayur serta vitamin guna menunjang daya tahan tubuh. Ia menekankan bahwa kebutuhan protein setiap orang berbeda, sehingga harus disesuaikan dengan berat dan tinggi badan untuk menghitung kebutuhan kalori secara tepat.


    “Setiap orang asupan nutrisinya berbeda-beda. Jadi harus disesuaikan antara tinggi badan dan berat badan untuk perhitungan kalorinya,” jelasnya.


    Bagi pemula yang ingin membentuk massa otot, Lela tidak merekomendasikan konsumsi suplemen secara langsung. Ia menyarankan fokus pada makanan asli (real food) seperti telur, sayur hijau, buah-buahan, serta camilan sehat dari kacang-kacangan.


    Selain nutrisi, ia juga menegaskan pentingnya tidur yang cukup. Menurutnya, pemulihan tubuh merupakan fase krusial dalam pembentukan massa otot, meski durasi tidur malam selama Ramadan kerap terpotong waktu sahur.


    “Penting untuk selalu mendengarkan kondisi tubuh. Jika terasa lemas dan tidak memungkinkan untuk berolahraga, sebaiknya jangan memaksakan diri dan beri waktu untuk istirahat,” pungkasnya.


    Komentar
    Additional JS