0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Spesial Syed Muhammad Naquib al-Attas

    Cendekiawan Muslim Syed Muhammad Naquib al-Attas Wafat - minanews

    8 min read

     

    Cendekiawan Muslim Syed Muhammad Naquib al-Attas Wafat



    sri astuti - 4 menit yang lalu

    4 menit yang lalu

    0 Views

    Kuala Lumpur – Kabar duka datang dari dunia intelektual Islam. Cendekiawan Muslim terkemuka, Syed Muhammad Naquib al-Attas wafat pada Ahad (8/3), 18 Ramadhan 1447 H, sekitar pukul 18.47 waktu setempat.

    “Duka mendalam atas wafatnya pemikir besar, tokoh cendikiawan Muslim dunia serta filsuf kenamaan dunia Islam Al Habīb Profesor Diraja Tan Sri Dr Syed Muhamad Naquib al-Attas sore hari ini, Ahad 18 Ramadlān atau 8 Maret 2026 dalam usia 95 di Malaysia,” demikian pesan yang beredar di kalangan wartawan.

    Rencananya, jenazah akan dishalatkan pada Senin pagi di Masjid Al-Taqwa, sebelum dimakamkan di Kiara Muslim Cemetery, Kuala Lumpur.

    Lahir pada 1931 di Bogor, Jawa Barat, IndonesiaSyed Muhammad Naquib al-Attas dikenal sebagai salah satu pemikir Muslim paling berpengaruh di dunia Islam modern. Ia banyak menulis karya tentang filsafat Islam, tasawuf, sejarah, dan pendidikan. Gagasannya tentang Islamisasi ilmu pengetahuan menjadi rujukan penting dalam diskursus pendidikan Islam kontemporer.

    Baca Juga: Krisis Minyak di Bangladesh Picu Kepanikan Warga

    Ia juga dikenal sebagai pendiri Institut Internasional Pemikiran dan Peradaban Islam (ISTAC), sebuah lembaga akademik yang berfokus pada pengkajian peradaban dan pemikiran Islam. Melalui karya dan lembaga yang didirikannya, ia memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pemikiran Islam di tingkat global.

    Kepergian Syed Muhammad Naquib al-Attas meninggalkan duka mendalam bagi dunia akademik dan umat Islam, khususnya di Asia Tenggara. Banyak kalangan mengenangnya sebagai ulama dan intelektual yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri bagi pengembangan ilmu dan peradaban Islam. []

     

    Mi’raj News Agency (MINA)

    Baca Juga: Ribuan Warga Yaman Turun ke Jalan Serukan Solidaritas untuk Iran dan Lebanon


    Komentar
    Additional JS