0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Konflik Timur Tengah Spesial Umroh

    Penerbangan Timur Tengah Ditutup, Jamaah Umrah Indonesia di Madinah Tunggu Kepastian Kepulangan | Republika Online

    6 min read

      

    Penerbangan Timur Tengah Ditutup, Jamaah Umrah Indonesia di Madinah Tunggu Kepastian Kepulangan | Republika Online

    Jamaah umrah Indonesia masih menanti kepastian jadwal kepulangan ke Indonesia.


    Teguh Firmansyah/Republika Seoang anak digendong orangtuanya saat melakukan tawaf. Di tengah kekhusukan jamaah melakukan tawaf di sekitar Kabah, sejumlah anak kecil terlihat di area mataf. Jurnalis Republika mengabadikan bagaimana anak-anak itu berada di sekitar mataf pada Kamis (8/5/2025) dan Jumat (8/5/2025). Ada yang mengenakan pakaian ihram atau pakaian biasa. Ada yang digendong oleh ayahnya, ada yang tengah bermain atau sekadar berbincang dengan orang tua. Kehadiran mereka menjadi bumbu pemanis tersendiri. Anak-anak itu adalah generasi Islam di masa depan. Mereka adalah pewaris agama yang mulia ini. Jamaah haji kini mulai memadati Masjidil Haram untuk melakukan umroh jelang puncak musim haji yang diperkirakan akan dimulai pada 5-6 Juni mendatang.

    REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH — Sejumlah jamaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi masih menunggu kepastian jadwal kepulangan setelah sejumlah maskapai menghentikan sementara penerbangan menyusul serangan militer Amerika Serikat ke Iran.

    Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah membuat maskapai internasional membatalkan atau menunda jadwal penerbangan. Maskapai seperti Qatar AirwaysEmiratesEtihad Airways, serta Turkish Airlines dilaporkan membatalkan sejumlah penerbangan menuju dan dari kawasan Timur Tengah, termasuk rute Jeddah dan Doha.

    Salah satu jamaah umrah asal Indonesia, Natria Baskoro (37 tahun), yang saat ini berada di Madinah, mengatakan dirinya belum memperoleh informasi lanjutan terkait jadwal kepulangan ke Tanah Air. Ia sedianya dijadwalkan kembali ke Indonesia esok hari menggunakan Qatar Airways dengan transit di Doha.

    “Di sini alhamdulillah aman, kondisi Madinah kondusif. Tapi saya seharusnya pulang besok, insya Allah. Sampai sekarang rombongan kami masih menunggu informasi lanjutan,” kata Natria saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (28/2/2026).

    Menurut dia, meski situasi di Madinah relatif tenang, kabar mengenai eskalasi konflik di kawasan membuat sebagian jamaah merasa khawatir. “Semoga tidak berdampak langsung ke Tanah Suci. Semoga semuanya dilindungi Allah SWT,” ujarnya.

    Berita Terkait

    Menlu Iran: Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup

    Internasional - 28 February 2026, 21:33

    Oman Kecewa dengan Amerika: Ini Bukan Perang Anda!

    Nasional News - 28 February 2026, 21:23

    Perang Iran-Israel Memanas, Penerbangan dari Bali ke Dubai dan Doha Dibatalkan

    Bisnis - 28 February 2026, 21:20

    Korban Serangan AS-Israel di Sekolah Putri Iran Terus Bertambah: 57 Syahid. 53 Tertimbun

    Internasional - 28 February 2026, 21:03

    Gelombang Serangan Berlanjut, Rudal-Rudal Iran Hantam Haifa dan Golan

    Internasional - 28 February 2026, 20:47

    Komentar
    Additional JS