Berangkat Haji Jadi Kado Milad Terindah Jamaah Tertua Asal Cimahi, Siapkan Bekal Kentang Mustofa - Republika
Berangkat Haji Jadi Kado Milad Terindah Jamaah Tertua Asal Cimahi, Siapkan Bekal Kentang Mustofa
Semangat Suhaenah untuk bertamu ke rumah Allah begitu tinggi.
Rep: Ferry Bangkit Rizki
Ferry Rizki Bangkit Suhaenah, jamaah haji asal Cimahi
REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG BARAT — Suhaenah Ekanata (86 tahun) tak kuasa menutupi kebahagiaannya usai mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci tahun ini. Ia berangkat lebih cepat karena masuk jatah kuota lanjut usia alias lansia dan menjadi calon jamaah haji tertua asal Kota Cimahi, Jawa Barat.
Pergi untuk menunaikan rukun Islam kelima itu pun menjadi kado ulang tahun terindah bagi Suhaenah. Perempuan asal Kampung Cilember, RT 05/06, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat itu lahir pada 20 April 1940.
Sponsored
Ketika disambangi Republika pada Kamis (23/4/2026) di kediamannya, Suhaenah begitu antusias menceritakan persiapannya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia akan didampingi anaknya, Siti Nuryati (55) yang akan diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Jawa Barat di Indramayu pada Ahad(26/4/2026).
"Alhamdulillah senang akhirnya bisa berangkat haji tahun ini. Jadi kado juga karena kemarin baru ulang tahun,"tutur Suhaenah.
Meski kerutan sudah tampak di wajah, ia masih terlihat sehat dan bugar di usianya yang sudah senja. Terkadang, Suhaenah sudah mulai menjadi pelupa. Hanya, semangatnya untuk bertamu ke rumah Allah SWT begitu tinggi sehingga persiapannya pun dilakukan jauh-jauh hari.
Halaman 2 / 4
Suhaenah rutin melakukan pengecekan kesehatan, olahraga ringan hingga menjaga pola makan. Hal tersebut dilakukannya agar tetap bugar dan sehat dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji yang sudah dinantikannya.
"Paling olahraga pagi-pagi jalan ringan 30 menit, jaga pola makan juga sama rutin periksa kesehatan. InsyaAllah siap dan enggak bawa kursi roda dari sini,"kata Suhaenah.
Selain fisik, ia juga sudah menyiapkan beragam kebutuhan lainnya selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah. Contohnya, ujar dia, perlengkapan pakaian, obat-obatan ringan hingga sedikit makanan khas Indonesia yakni kentang mustofa dan abon kesenangannya.
"Kalau makanan paling abon aja sama kentang mustofa. Yang lainnya mah baju buat ibadah yang udah dimasukin ke koper yang disediain sama pemerintah," kata dia.
Siti Nuryati (44), anak perempuan Suhaenah mengatakan, sang ibu sudah lama bercerita ingin menunaikan ibadah haji. Hanya saja, akhirnya Suhaenah baru mendaftar pada 2021. Seluruh biaya untuk mendaftar hingga pelunasannya bersumber dari hasil patungannya bersama sodara-sodaranya.
"Anaknya itu ada sembilan orang termasuk saya. Jadi kami patungan asal ibu bisa berangkat haji karena ibu cerita pengen banget naik haji. Alhamdulillah ada rezekinya daftar sama saya juga," kata Siti.
Halaman 3 / 4
Pemberitahuan jika namanya masuk daftar haji yang akan diterbangkan tahun ini didapatkan dari Kementerian Haji dan Umrah pada Oktober 2025. Informasi itu datang setelah adanya kebijakan pembagian kuota yang kini berdasarkan urutan di provinsi. Tidak lagi merujuk pada proporsi penduduk Muslim.
"Tahun ini ada panggilan masuk jatah untuk kuota lansia. Saya juga berangkat karena menjadi pendamping ibu. Kalau daftarnya sama tahun 2021," ujar dia.
Segera diberangkatkan
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi, Nandang Rahayu mengatakan, calon jamaah haji gelombang pertama asal Kota Cimahi, Jawa Barat bakal diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah pada 26 Februari 2026. Ada sebanyak 441 orang calon jemaah haji asal Kota Cimahi yang tergabung ke dalam kloter 7.
Para calon jamaah haji akan diberangkatkan menggunakan 11 bus menuju Embarkasi Haji Jawa Barat di Kabupaten Indramayu. Mereka akan diterbangkan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka pada 27 April 2026.
"Jamaah hajinya full dari Cimahi sebanyak 441 orang dan 4 petugas. Diberangkatkan dari Cimahi menggunakan 11 bus tanggal 26 April ke Embarkasi Haji di Indramayu, besoknya tanggal 27 April baru diterbangkan,"kata Nandang.
Pihaknya mengimbau seluruh calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan dan kebugaran dengan berolahraga dan menjaga pola makan. Langkah ini krusial untuk mencegah kelelahan, dehidrasi, serta memastikan fisik prima selama menjalankan ibadah haji.
"Jaga kesehatan, jangan sampah terlalu banyak aktivitas yang tidak perlu, sering olahraga karena sebentar lagi berangkat,"kata Nandang.
Halaman 4 / 4
Nandang mengatakan, calon jamaah haji gelombang kedua asal Kota Cimahi akan diberangkatkan pada 7 Mei 2026 yang tergabung ke dalam kloter 22 bergabung dengan Kabupaten Garut. Jumlahnya mencapai 115 orang calon jamaah haji.
Dengan demikian, total calon jamaah haji asal Kota Cimahi yang mendapat panggilan untuk menunaikan rukun Islam kelima mencapai 556 orang. Sebab, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi mengkonfirmasi ada empat calon jemaah haji batal berangkat ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Penundaan keberangkatan itu dikarenakan faktor kesehatan. Kebijakan ini diambil berdasarkan prinsip istitha'ah (kemampuan) kesehatan dan keselamatan jemaah. "Yang menunda keberangkatan itu ada empat orang, pasangan suami istri. Alasannya karena sakit dan ada juga karena pasangannya sakit sehingga ingin mendampingi,"kata Nandang.
Berita Terkait
Gunakan Pemotongan Semi-Mekanik, RPH Ini Siapkan 900 Ekor Sapi untuk Penuhi Kurban Warga Jakarta
Khazanah Indonesia - 27 menit yang lalu
Bus Shalawat Mulai Beroperasi Hari Ini
Ihram - 37 menit yang lalu
Kecelakaan Bus Jamaah RI di Madinah, Kemenhaj Semprit KBIHU
Ihram - 3 jam yang lalu
Kemenhaj: No Permit, No Hajj!
Ihram - 4 jam yang lalu
Rombongan Pertama Jamaah Haji Irak Mulai Tiba di Saudi
Ihram - 5 jam yang lalu