Jamaah Haji Diminta Segera Mengonsumsi Jatah Boks Makan, PPIH: Jangan Disimpan Terlalu Lama - Republika
Jamaah Haji Diminta Segera Mengonsumsi Jatah Boks Makan, PPIH: Jangan Disimpan Terlalu Lama
ANTARA FOTO/Andika Wahyu Petugas katering menunjukkan aneka kemasan paket makanan jamaah calon haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, Jumat (9/5/2025). Makanan untuk jamaah calon haji Indonesia akan dikemas dalam empat warna yang membedakan peruntukan dan masa konsumsinya yakni warna oranye untuk makanan selamat datang atau jalan, warna hijau untuk makanan pagi, warna biru untuk makan siang dan warna merah untuk makan malam.

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta agar jamaah haji gelombang pertama yang kini berada di Madinah untuk segera menyantap makanan begitu diterima dari petugas.
Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menegaskan, ada batas jam maksimal berdasarkan waktu saudi arabia (SAR) yang sudah dicantumkan di boks makanan untuk setiap jamaah. Makan pagi maksimal pukul 09.00 SAR, makan siang maksimal pukul 15.00 SAR, sementara malam maksimal pukul 21.00 SAR.
Sponsored
"Kami mohon jamaah memperhatikan stiker batas waktu yang tertera pada kemasan box makanan. Segera dimakan, jangan disimpan terlalu lama demi kesehatan bersama," kata Indri di Madinah, Kamis(23/4/2026).
Dia menegaskan, petugas akan memastikan setiap makanan yang didistribusikan kepada jamaah haji Indonesia memenuhi standar kualitas dan kecukupan gizi. Melalui skema meal test atau pemeriksaan makanan, pengawasan ketat dilakukan mulai dari rasa hingga berat porsi (gramasi).
Indri menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan secara rutin setiap hari untuk menjaga konsistensi layanan katering di seluruh wilayah layanan jemaah.
"Sehari tiga kali dilakukan meal test, yakni untuk makan pagi, makan siang, dan makan malam. Hal ini krusial untuk memastikan apa yang diterima jamaah sudah layak dan sesuai standar," ujar dia.
Halaman 2 / 2
Fokus utama dalam pemeriksaan ini mencakup pengecekan kualitas rasa serta gramasi sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Menariknya, tahun ini terdapat peningkatan porsi pada komponen karbohidrat dan protein untuk memastikan stamina jamaah tetap terjaga selama menjalankan rangkaian ibadah.
Standar porsi per piring jamaah ialah karbohidrat 170 gram (naik dari sebelumnya 150 gram), protein 80 gram (naik dari sebelumnya 75 gram), sayur 70 gram. Selain itu, jamaah selalu diberikan buah dan air mineral 600 mililiter. Buah yang diberikan bervariasi mulai jeruk, apel atau pir.
Indri menambahkan, khusus untuk jamaah lansia, pihak katering menyediakan menu dengan tekstur yang lebih lunak atau penyesuaian lainnya berdasarkan permintaan dari Ketua Kloter masing-masing.
Selain soal kandungan gizi, PPIH juga memberikan imbauan keras mengenai waktu konsumsi. Mengingat cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem, makanan memiliki batas waktu layak konsumsi agar tidak basi atau terkontaminasi.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
00:00
00:11
01:27
Berita Terkait
Pertamina Jamin Ketersediaan Avtur untuk Penerbangan Haji
Energi - 11 menit yang lalu
Hashim: Danantara Bidding Lawan Puluhan Pesaing demi Lahan yang Berada 400 Meter dari Masjidil Haram
Ihram - 3 jam yang lalu
Waspada Wabah DBD di Asrama Haji, Embarkasi Banjarmasin Lakukan Fogging
Ihram - 3 jam yang lalu
3.830 Calon Jamaah Haji DIY Berangkat ke Tanah Suci, Termuda 14 Tahun Tertua 102 Tahun
Kabar Jogja - 5 jam yang lalu
Dubes RI Puji Layanan Fast Track Haji, Harap Semua Jamaah Indonesia Bisa Menikmatinya
Ihram - 5 jam yang lalu