Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Tahun 1447 H/2026 M Prioritaskan Jamaah Ramah Lansia Disabilitas dan Perempuan - Kemenag Maluku
Kepala kantor kementerian agama kabupaten Maluku Tengah Abdul Gani Wael S.Ag,.MH Menghadiri kegiatan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten tahun 1447 H/2026M yang di gelar oleh kementerian Haji dan umrah kabupaten Maluku Tengah Yang di gelar di aula Kemenhaj Maluku Tengah Senin 6/4/2026
Kegiatan ini di hadiri langsung oleh kakanwil Kemenhaj provinsi Maluku,
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Pelaksana Tugas (Plt) Penyelenggara Haji dan Umrah kabupaten Maluku Tengah sekaligus Kepala Subbagian Tata Usaha, perwakilan Dinas terkait yang diwakili oleh Kepala Bidang, mitra dari BSI, Petugas Haji Daerah Kabupaten Maluku Tengah, serta para calon jamaah haji tahun 2026.
Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten tahun 1447 H/2026 M diselenggarakan dengan mengusung konsep pelayanan haji yang ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberikan pembinaan menyeluruh kepada calon jamaah haji.
Dalam Sambutannya kakanwil Kemenhaj provinsi Maluku Djumadi wali S.Ag,.MH Menyampaikan Dalam penyelenggaraan haji tahun 2026 ini terdapat hal yang menarik dan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika selama ini penyelenggaraan haji dilaksanakan oleh Kementerian Agama, maka pada tahun 1447 Hijriah/2026 M, penyelenggaraan haji untuk pertama kalinya dilaksanakan oleh Kementerian Haji dan Umrah. Hal ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.
Sebagai penyelenggara baru, Kementerian Haji dan Umrah memiliki komitmen dan tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh proses ibadah haji berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan, tetapi juga dari tingkat kenyamanan yang dirasakan oleh para jamaah.
Djumadi wali juga menambahkan pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah. Komitmen yang diusung meliputi tiga aspek utama, yaitu sukses dalam pembinaan, sukses dalam pelayanan, dan sukses dalam perlindungan jamaah, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
Ia pun mengingatkan kepada jamaah diharapkan tetap tenang dan tidak khawatir terkait berbagai informasi yang beredar, termasuk kondisi global di kawasan Timur Tengah. Pemerintah bersama otoritas terkait, termasuk Kementerian Haji Arab Saudi, memastikan bahwa penyelenggaraan haji tahun 2026 insya Allah akan berjalan normal seperti biasa.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah yang terus menjaga silaturahmi dan sinergi antar lembaga. Menurutnya, meskipun kini berada dalam lembaga yang berbeda, Kementerian Haji dan Umrah pada hakikatnya lahir dari Kementerian Agama, sehingga hubungan baik harus terus dipelihara.
Selain itu, ia mengungkapkan rencana untuk mendorong gerakan “Maluku Tengah Berhaji” sebagai bentuk semangat bersama dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ibadah haji. Ia juga berharap dapat menjalin silaturahmi dengan Bupati Maluku Tengah guna mendukung program tersebut.
Selain itu, jamaah diminta untuk menjaga ketertiban, baik dalam hal konsumsi, aktivitas sehari-hari, maupun dalam mengatur barang bawaan. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Di akhir sambutannya, ia berharap seluruh jamaah haji dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.