Petugas Haji Siap Sambut Kloter Pertama Jamaah Indonesia di Madinah - Republika
Petugas Haji Siap Sambut Kloter Pertama Jamaah Indonesia di Madinah
Petugas haji diminta memberi pelayanan terbaik saat menyambut kedatangan jamaah.
Rep: Muhyiddin
Edwin Putranto/Republika Jamaah calon haji tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (21/4/2026). Sebanyak 393 jamaah haji embarkasi Jakarta-Pondok Gede kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Asrama Haji Pondok Gede dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (22/4) dini hari.
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Petugas haji Indonesia bersiap menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia kloter pertama di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Saat memberikan arahan di Hotel Daker Bandara di Madinah, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdul Basir menegaskan pentingnya peran petugas dalam memberikan rasa aman dan pelayanan yang istimewa kepada jamaah haji Indonesia.
“Keberadaan kita penting untuk jamaah haji, terutama untuk memberikan rasa aman dan tenang. Kita merupakan petugas pertama yang dilihat jamaah saat tiba di bandara sehingga kita harus memberikan kesan terbaik,” ujar Abdul Basir dalam siaran persnya, Senin (21/4/2026).
Kloter pertama jamaah Indonesia akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (22/4/2026) dini hari. Ia menegaskan, seluruh petugas harus memahami dan menghormati regulasi otoritas setempat, namun tetap dituntut fleksibel dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Ada beberapa hal yang memang harus kita fleksibel. Namun prinsipnya, kita tetap mengikuti ketentuan otoritas bandara. Tujuan kita sama, memberikan pelayanan dan penghormatan kepada duyufurrahman,” ucapnya.
Abdul Basir juga menyoroti pentingnya kecepatan layanan, terutama pada proses fast track yang kini menjadi fokus utama.
"Layanan di fast track sangat cepat, waktu cukup ketat, tapi data kita juga harus akurat. Jadi kita dituntut untuk memberikan layanan yang ekstra cepat dan tepat,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa satu kelompok terbang (kloter) dapat tersebar di dua hingga tiga hotel, sehingga koordinasi data dengan Daker Madinah menjadi krusial.
Halaman 2 / 2
“Yang perlu diperhatikan, satu kloter bisa berbeda di dua sampai tiga hotel. Maka, kita harus aktif koordinasi data akomodasi ke Daker Madinah,” jelasnya.
Untuk mendukung mobilitas jamaah lansia dan disabilitas, tersedia fasilitas seperti mobil golf, payung, dan kursi roda. “Mobil golf sudah ada di terminal haji. Untuk fast track, kita butuh payung dan kursi roda yang cukup,” ujarnya.
Adapun penugasan di bandara Madinah dibagi ke dalam empat titik utama, yakni terminal haji, area fast track, gate internasional, dan terminal zero.
“Penugasan ada di empat titik, dengan konsentrasi terbesar di fast track, karena sekitar 90 ribu jamaah kita turun di Makkah Route, yaitu jamaah dari embarkasi Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar,” ucap Abdul.
Ia pun mengingatkan seluruh petugas haji untuk menjaga kekompakan, disiplin, dan niat pelayanan selama bertugas.
“Layani jamaah dengan sepenuh hati, jaga koordinasi, dan tetap solid di lapangan. Kita hadir di sini untuk memastikan jamaah merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik sejak pertama kali tiba di Arab Saudi,” katanya.
00:00
00:00
01:23
Berita Terkait
Sembilan Pesan Kesehatan Haji untuk Jamaah Lansia dan Penyakit Kronik
Health - 11 menit yang lalu
Peta Panduan Pemondokan Jamaah Haji RI di Madinah
Infografis - 2 jam yang lalu
Menteri Haji Saudi Cek Kesiapan Tenda Mina
Ihram - 4 jam yang lalu
Denda Rp 91 Juta dan Larangan Masuk Saudi Selama 10 Tahun bagi Jamaah Haji Ilegal
Ihram - 4 jam yang lalu
Pesan Pangeran MBS untuk Penyelenggaraan Haji 2026
Ihram - 5 jam yang lalu