Terik di Siang Hari Sejuk Saat Malam, Cuaca Madinah Cukup Bersahabat Bagi Jamaah Haji Indonesia - Republika
Terik di Siang Hari Sejuk Saat Malam, Cuaca Madinah Cukup Bersahabat Bagi Jamaah Haji Indonesia
Republika/Fernan Rahadi Suasana Masjid Nabawi jelang musim haji 2026 di Madinah, Arab Saudi, Senin pagi (20/4/2026) waktu setempat.

Oleh: Jurnalis Republika Fernan Rahadi, dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Jamaah haji Indonesia kloter pertama direncanakan akan tiba di Madinah, Arab Saudi pada Rabu (22/4/2026) pagi waktu setempat. Faktor cuaca akan menjadi faktor penentu ketahanan fisik jamaah selama berada di tanah suci.
Berdasarkan pantauan Republika, suhu paling panas terjadi pada tanggal 18 April 2026 yang mencapai 38 derajat Celsius di siang hari. Sedangkan dua hari terakhir ini suhu di Madinah di waktu siang melandai di angka 34 derajat Celsius.
Sponsored
Sementara itu di waktu malam hari, suhu di Madinah berubah sejuk dan stabil di kisaran 20-24 derajat Celsius selama sepekan terakhir. Cuaca seperti ini tidak terlalu berbeda jauh dengan kota di Indonesia seperi Jakarta misalnya yang berada di kisaran 31 derajat Celsius di siang hari dan 24 derajat Celsius di malam hari.
"Secara cuaca tidak terlalu beda dengan di Jakarta, hanya tingkat kelembapannya saja yang lebih rendah daripada di tanah air," kata Nuril (40 tahun), salah seorang petugas haji yang bertugas di Madinah.
Nuril pun mengaku tidak terlalu sulit beradaptasi dengan cuaca di Madinah saat ini.
Berita Terkait
Sembilan Pesan Kesehatan Haji untuk Jamaah Lansia dan Penyakit Kronik
Health - 11 menit yang lalu
Peta Panduan Pemondokan Jamaah Haji RI di Madinah
Infografis - 2 jam yang lalu
Menteri Haji Saudi Cek Kesiapan Tenda Mina
Ihram - 4 jam yang lalu
Denda Rp 91 Juta dan Larangan Masuk Saudi Selama 10 Tahun bagi Jamaah Haji Ilegal
Ihram - 4 jam yang lalu
Pesan Pangeran MBS untuk Penyelenggaraan Haji 2026
Ihram - 5 jam yang lalu