INAIS Siapkan Program Kuliah S1 Langsung Kerja di Jepang - RRI
INAIS Siapkan Program Kuliah S1 Langsung Kerja di Jepang
RRI.CO.ID,Jakarta - Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor terus memperluas jejaring internasional untuk membuka peluang masa depan bagi mahasiswanya.
Hari ini, Rektor INAIS, Farah Fahma, didampingi oleh anggota pembina Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah, Sri Bimastuti Handayani Sukamdani melakukan pertemuan strategis dengan Indonesia Soken guna membahas rencana program "Lulus Kuliah S1 INAIS Langsung Bekerja di Jepang".
Program ini dirancang sebagai salah satu program unggulan yang akan ditawarkan, salah satunya melalui skema beasiswa utusan daerah.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan sarjana, tetapi juga dipersiapkan untuk memiliki kompetensi global dan peluang kerja profesional di Jepang setelah menyelesaikan studi di INAIS.
Dalam pertemuan tersebut, Farah menyampaikan harapannya agar program ini dapat segera diluncurkan pada bulan Juli-Agustus tahun ini, bertepatan dengan momentum penerimaan mahasiswa baru INAIS tahun akademik 2026/2027.
"Kami ingin menghadirkan pendidikan yang benar-benar membuka masa depan mahasiswa. Tidak hanya lulus kuliah, tetapi juga memiliki jalur karier yang jelas dan mendunia," ujar Prof. Farah.
Chief Human Resource Officer Indonesia Soken, Ibrahim Aryon, M. Si menjelaskan bahwa terdapat tiga syarat utama yang harus dimiliki calon mahasiswa program tersebut, yaitu memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) yang baik, memiliki resiliensi yang bagus untuk mengikuti seluruh proses pendidikan dan pelatihan, serta memperoleh izin dan dukungan dari keluarga.
Sementara itu, Aulia Adriani selaku Head of Language and Culture Education Indonesia Soken menambahkan bahwa peserta program Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW) juga wajib memenuhi persyaratan kemampuan bahasa dan kompetensi kerja.
"Mahasiswa perlu memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Jepang minimal JFT Basic A2 atau JLPT N4, serta sertifikat SSW sesuai bidang keahlian yang dipilih," jelas Aulia Adriani.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya ekosistem pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri global. Dengan program tersebut INAIS ingin menghadirkan model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada kesiapan kerja internasional dan kemandirian lulusan.
Program ini juga dinilai menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi sekaligus akses karier internasional secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat rekomendasi berita...