Kemenhaj Perketat Pengawasan Layanan Haji Khusus dan Travel Resmi - TVRI
Kemenhaj Perketat Pengawasan Layanan Haji Khusus dan Travel Resmi
TVRINews, Batam
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya layanan haji khusus, guna memastikan perlindungan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Direktur Pengawasan Haji Khusus dan Umrah, Ahmad Abdullah, mengatakan pengawasan langsung hingga ke daerah dilakukan sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menjamin hak dan keamanan jemaah.
“Kehadiran kami di daerah bertujuan untuk melakukan pengawasan sekaligus memastikan perlindungan bagi jemaah,”kata Ahmad Abdullah dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurut Ahmad, Kemenhaj ingin memastikan seluruh layanan yang diberikan penyelenggara haji telah sesuai dengan kontrak dan komitmen yang disepakati bersama jemaah.
Ia menegaskan, setiap penyelenggara wajib memberikan layanan sesuai perjanjian, baik terkait akomodasi, transportasi, maupun fasilitas lainnya selama pelaksanaan ibadah haji.
“Seluruh layanan harus diberikan sesuai kontrak yang telah disepakati antara penyelenggara dan jemaah,”jelasnya.
Ahmad menjelaskan, pengawasan dilakukan untuk melindungi hak jemaah, memastikan kepatuhan terhadap aturan, menjaga kualitas layanan, serta mencegah potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan haji khusus.
Karena itu, Kemenhaj akan terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap biro travel dan penyelenggara haji resmi.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelayanan kepada jemaah,”lanjutnya.
Pengawasan terhadap biro travel, lanjut Ahmad, difokuskan pada kepatuhan terhadap kontrak layanan yang telah dibuat bersama calon jemaah.
“Kami ingin memastikan travel penyelenggara benar-benar mematuhi kontrak dan memberikan pelayanan sebagaimana yang telah dijanjikan,”tambahnya.
Ia juga menegaskan pemerintah akan hadir apabila terjadi persoalan dalam penyelenggaraan haji agar penyelesaiannya tidak merugikan jemaah.
“Jika ada permasalahan, kami akan berupaya mendorong penyelesaian yang baik dan adil bagi jemaah,”ucapnya.
Dengan adanya regulasi baru terkait penyelenggaraan haji dan umrah, Kemenhaj juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh travel resmi yang terdaftar agar mampu memberikan pelayanan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Menurut Ahmad, pemerintah akan terus mendampingi biro travel yang memiliki komitmen memberikan layanan terbaik kepada jemaah.
“Ke depan, kami akan terus bersama travel resmi yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sesuai kontrak yang telah disepakati,”pungkasnya.
Menutup keterangannya, Ahmad menegaskan Kementerian Haji dan Umrah akan terus menjalankan fungsi pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada seluruh jemaah haji secara optimal.