Lima Kementerian Arab Saudi Laporkan Kesiapan Penyelenggaraan Haji 2026 - Republika
Lima Kementerian Arab Saudi Laporkan Kesiapan Penyelenggaraan Haji 2026
Kementerian Urusan Islam telah menyiapkan lebih dari 20 ribu masjid.
Antara Jamaah haji saat wukuf di Padang Arafah, Makkah, Arab Saudi (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH --Lima kementerian Arab Saudi secara bersama-sama mengumumkan pada Rabu bahwa negara tersebut siap menjadi tuan rumah ibadah Haji tahun ini. Diperkirakan, 1,5 juta jamaah dari seluruh dunia hadir untuk melaksanakan ritual suci yang wajib bagi setiap Muslim yang mampu.
Kerajaan telah menyelesaikan persiapan besar-besaran yang mencakup teknologi kecerdasan buatan (AI), cakupan penuh jaringan 5G, serta lebih dari 52.000 tenaga kesehatan yang siap memberikan layanan pengobatan.
Sponsored
Menteri Media Salman Al-Dosari dalam konferensi pers di Riyadh mengatakan, sistem penyelenggaraan Haji dikelola dengan rencana yang sangat presisi. Dengan mengandalkan analisis pergerakan dan kepadatan menggunakan teknologi modern berbasis AI.
Dia juga menyebutkan bahwa Kerajaan kini memiliki cakupan jaringan 5G di seluruh kawasan suci. Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Saleh Al-Jasser menjelaskan bahwa lebih dari 1,5 juta jamaah dari luar Kerajaan diperkirakan akan hadir, dengan lebih dari 3 juta kursi penerbangan disediakan melalui enam bandara yang menghubungkan Arab Saudi dengan lebih dari 300 bandara di seluruh dunia melalui lebih dari 104 maskapai penerbangan.
Al-Dosari menjelaskan bahwa Kementerian Urusan Islam telah menyiapkan lebih dari 20 ribu masjid. Dan, menyediakan lebih dari dua juta mushaf Al-Qur’an sebagai hadiah dari Penjaga Dua Masjid Suci.
Halaman 2 / 3
Ia menyoroti Makkah Route yang kini memasuki tahun kedelapan dan memungkinkan jamaah menyelesaikan pemeriksaan visa di bandara keberangkatan mereka di 16 negara.
Al-Dosari mengatakan bahwa lebih dari 1,2 juta jamaah telah memperoleh manfaat dari program tersebut sejak diluncurkan. Ia juga melaporkan bahwa Kementerian Perdagangan telah melakukan lebih dari 33.000 inspeksi, menyetujui izin penginapan sementara, dan menyediakan lebih dari 2,3 juta tempat tidur di Makkah dan Madinah.
Al-Dosari menutup pernyataannya dengan menyebutkan bahwa lebih dari 150 media dan 3.000 jurnalis meliput pelaksanaan Haji tahun ini. Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Al-Rabiah menegaskan bahwa kepemimpinan Arab Saudi memprioritaskan pelayanan kepada jemaah dan mengerahkan seluruh sumber daya untuk memudahkan perjalanan mereka, seraya mencatat bahwa lebih dari 860.000 jemaah telah tiba sejauh ini.
Selain itu, Kementerian Urusan Islam tengah bersiap menyambut lebih dari 2.500 jemaah, termasuk keluarga syuhada, ulama, dan tokoh Islam dari lebih dari 100 negara. Ia menjelaskan bahwa pemesanan langsung tanpa perantara kini tersedia melalui lebih dari 30 perusahaan Saudi di 126 negara, dengan koordinasi terpadu antara lebih dari 60 lembaga pemerintah dan operasional melalui lebih dari 600 rencana kerja.
Al-Rabiah mengatakan bahwa kartu identitas Nusuk telah diberikan kepada seluruh jamaah yang datang dan inisiatif Haji Tanpa Bagasi telah diperluas untuk mencakup seluruh jemaah internasional. Inisiatif tersebut memungkinkan pelancong menyerahkan bagasi mereka di titik tertentu di bandara keberangkatan, yang kemudian akan dikirim langsung ke akomodasi mereka di Makkah.
Halaman 3 / 3
Ia menambahkan bahwa aplikasi Nusuk kini melayani lebih dari 51 juta pengguna di seluruh dunia. Al-Rabiah mengungkapkan bahwa Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Kawasan Suci telah melaksanakan lebih dari 25 proyek pengembangan, meningkat 100 persen dibanding tahun lalu.
Al-Rabiah mengatakan bahwa rencana pergerakan jamaah dilaksanakan berdasarkan jadwal yang sangat presisi. Sistem panduan menggunakan peta 3D dan layar multibahasa telah diaktifkan, serta khutbah Arafah telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa.
Ia menegaskan bahwa kampanye “Tidak Ada Haji Tanpa Izin” telah meningkatkan tingkat kepatuhan, dan tingkat kepuasan jemaah tahun lalu mencapai 91 persen menurut pusat kinerja Ada’a.
Menteri Kesehatan Fahad Al-Jalajel menegaskan bahwa musim Haji telah menjadi model internasional yang maju dalam pelayanan kemanusiaan. Ia menjelaskan bahwa lebih dari 20 ribu tempat tidur rumah sakit telah dialokasikan, termasuk 3.800 di kawasan suci serta 25 pusat layanan darurat.
Ia menunjukkan bahwa armada ambulans mencakup lebih dari 3.000 kendaraan dan 11 ambulans udara, didukung oleh 7.700 paramedis dan lebih dari 52.000 tenaga kesehatan.
Al-Jalajel mengungkapkan kepemimpinan global Kerajaan dalam bidang pengobatan kerumunan massa, dengan perluasan layanan kesehatan virtual melalui Rumah Sakit Virtual Seha, penggunaan drone untuk mengangkut obat-obatan dan sampel medis, serta penggunaan jam tangan pintar untuk memantau kondisi kesehatan jamaah dari jarak jauh.
Menteri Urusan Kota dan Perumahan Majed Al-Hogail menegaskan penerapan jaringan infrastruktur canggih di antara kawasan suci yang mencakup area seluas 4,6 juta meter persegi, serta penyebaran lebih dari 88.000 unit sanitasi yang beroperasi sepanjang waktu.
Ia menjelaskan bahwa 2.800 inspeksi harian dilakukan terhadap makanan, air, dan fasilitas di kawasan suci, didukung oleh 66 pusat layanan dan lima laboratorium.
Menteri tersebut menambahkan bahwa sistem operasional digital telah diluncurkan, menerima 29.000 laporan dengan rata-rata waktu respons satu menit 13 detik.
Al-Hogail mencatat bahwa regulasi biaya properti kosong bertujuan mengurangi risiko kenaikan harga di sektor perumahan dan komersial di dalam kota. Ia menyatakan bahwa kebijakan tersebut hanya akan diaktifkan bila diperlukan, berdasarkan indikator yang dikeluarkan Otoritas Umum Real Estat, dengan masa implementasi satu tahun untuk mengevaluasi tantangan sebelum seluruh perangkat regulasi diterapkan sepenuhnya.
Al-Jasser menambahkan bahwa rencana pemeliharaan telah dilakukan pada lebih dari enam ribu kilometer jaringan jalan di kawasan suci, sebanyak tiga ribu bus dikerahkan untuk mengangkut jamaah dari tempat tinggal mereka ke Masjidil Haram, dan lima ribu bus lainnya dioperasikan untuk layanan shuttle.
Ia menutup pernyataannya dengan menyebutkan bahwa Kereta Api Kawasan Suci beroperasi dengan kapasitas hingga 72.000 penumpang per jam.
Sumber:
Berita Terkait
88 Ribu Jamaah Haji Indonesia Telah Lintasi Bir Ali, Pendorongan Madinah-Makkah Segera Berakhir
Ihram - 2 jam yang lalu
Jamaah Haji Gorontalo Kloter 30 Mendarat Selamat di Jeddah
Ihram - 7 jam yang lalu
Menhaj Lepas Tim Musyrif Diny ke Tanah Suci, Apa Perannya?
Ihram - 8 jam yang lalu
Senyum Epon di Atas Kursi Roda, Pergi Haji dari Bertani Bersama Suami
Bandung Raya - 11 jam yang lalu
Ekonomi Kelas Menengah Tertekan, Pekurban 2026 Diprediksi Beralih ke Hewan yang Lebih Murah
Khazanah Indonesia - 13 jam yang lalu