0
News
    Home Berita Featured Haji Madinah Mekkah Spesial

    Madinah Sambut Gelombang Pertama Jemaah Haji dari Mekkah, Ini Persiapannya - Kompas

    4 min read

     

    Madinah Sambut Gelombang Pertama Jemaah Haji dari Mekkah, Ini Persiapannya



    MADINAH, KOMPAS.com - Kota Madinah mulai menerima gelombang pertama jemaah haji yang datang dari Mekkah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji, Jumat (29/5/2026) malam waktu setempat.

    Para jemaah tiba menggunakan Kereta Cepat Haramain, bus, serta kendaraan lain yang melintasi Jalan Hijrah.

    Sebagaimana dilansir Saudi Gazette, kedatangan mereka disambut dengan sistem layanan terpadu yang disiapkan otoritas Arab Saudi untuk memastikan proses transportasi dan penempatan jemaah berjalan lancar.

    Baca juga: Cara Arab Saudi Lacak Jemaah Haji yang Hilang hingga Dirawat di Rumah Sakit

    Madinah tingkatkan layanan

    Otoritas terkait di Madinah menyebut seluruh layanan lapangan dan sistem organisasi telah ditingkatkan untuk menghadapi musim haji.

    Gaji Ke-13 Kapan Cair? Ini Jadwal Pencairan, Daftar Penerima, dan Nominalnya

    Tim-tim lapangan tetap bersiaga di pusat penerimaan sementara bersama aparat keamanan guna mengatur arus masuk bus dan mengarahkan jemaah menuju penginapan, terutama di kawasan sekitar Masjid Nabawi.

    Selain menerima jemaah yang datang melalui jalur darat, pemerintah Saudi juga mengoperasikan pusat penerimaan khusus bagi jemaah yang tiba lewat jalur udara melalui Hijrah Center dan Land Pilgrims Reception Center selama 24 jam penuh.

    Begitu juga Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyatakan seluruh persiapan penyambutan jemaah di Masjid Nabawi telah rampung.

    Rencana operasional difokuskan pada kesiapan masjid dan seluruh fasilitas pendukung agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

    Sebanyak 141 pintu masuk di area jemaah laki-laki dan perempuan dibuka, sementara pergerakan jemaah diatur melalui 100 jalur khusus yang diawasi petugas pengarah dan pengendali kerumunan.

    Baca juga: Arab Saudi Pastikan Tak Ada Wabah Penyakit Selama Haji 2026, Sudah Layani 1,2 Juta Jemaah

    Pemerintah Saudi juga menghamparkan lebih dari 25.000 karpet di seluruh area Masjid Nabawi dan pelatarannya.

    Salinan Al Quran beserta terjemahannya dalam berbagai bahasa turut disediakan untuk jemaah dari berbagai negara.

    Layanan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas juga diperkuat melalui penyediaan kursi roda dan kendaraan listrik.

    Sebanyak 194 eskalator dan lift dioperasikan untuk membantu mobilitas jemaah di area masjid.

    Sementara itu, layanan kunjungan ke Raudhah atau Rawdah Sharif tetap dijalankan dengan pengaturan ketat berdasarkan jadwal dan kapasitas yang telah ditentukan.

    Otoritas setempat juga memanfaatkan layar digital untuk memberikan panduan dan informasi kepada jemaah.

    Langkah tersebut dilakukan guna mempermudah pergerakan jemaah sekaligus memberi kesempatan kepada lebih banyak peziarah untuk beribadah dan menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW serta dua sahabat beliau.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Perang Hari ke-91: Gencatan Senjata 60 Hari, Tapi Api Konflik Masih Menyala

    Komentar
    Additional JS