Panggilan dari Arafah, Kepala BPKH Dorong Santri Mahasina Daftar Haji Sejak Dini - Republika
Panggilan dari Arafah, Kepala BPKH Dorong Santri Mahasina Daftar Haji Sejak Dini
Republika/Muhyiddin Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar acara “Panggilan dari Arafah” di Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Kota Bekasi, Selasa (26/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar acara “Panggilan dari Arafah” di Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Kota Bekasi, Selasa (26/5/2026). Ratusan santri yang hadir diajak menyaksikan secara langsung siaran live report khutbah wukuf dari Padang Arafah yang disampaikan oleh KH Asep Saifuddin Chalim.
Acara ini dipandu penyiar dan konten kreator, Sahil Muchsin Mulachela. Di hadapan para santri, Sahil sempat berbincang dengan Kepala BPKH, Fadlul Imansyah terkait situasi terkini di Padang Arafah.
Sponsored
“Memang cuaca di Tanah Suci khususnya di Arafah cukup menantang. Saat ini sekitar 40 derajat celsius. Namun jamaah terlihat tetap semangat menjalankan ibadah,” ujar Fadlul saat diwawancarai secara daring dari Arafah.
Ia menyampaikan, suasana di Arafah secara umum berjalan kondusif. Petugas haji juga terus siaga memastikan layanan kesehatan, konsumsi, dan mobilitas jamaah berjalan baik sehingga jamaah dapat fokus beribadah dengan tenang.
Fadlul menuturkan, wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang sangat dinantikan jamaah setelah bertahun-tahun menunggu giliran keberangkatan. Karena itu, jamaah diimbau menjaga kondisi fisik dan memperbanyak istirahat menjelang wukuf.
“Kami minta jamaah cukup istirahat, menjaga asupan cairan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.
Dalam dialog tersebut, Sahil pun meminta Fadlul untuk turut mendoakan para santri Mahasina agar segera mendapat panggilan berhaji. Menanggapi hal itu, Fadlul mengingatkan pentingnya mendaftar haji sejak dini.
“Amin, amin. Tapi jangan lupa daftar dulu. Kalau sudah daftar, baru bisa diketahui estimasi keberangkatannya kapan,” ujar Fadlul disambut antusias para santri.
Halaman 2 / 3
Menutup dialognya dari Arafah, Fadlul mengajak masyarakat Indonesia yang masih menunggu panggilan haji agar terus bersabar dan mempersiapkan diri secara fisik, ilmu, maupun spiritual.
“Insya Allah setiap orang dipanggil pada waktu terbaik menurut Allah SWT,” katanya.
Fadlul juga menyampaikan ucapan selamat Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di Hari Raya Idul Adha membawa keberkahan bagi kita semua dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, KH Abu Bakar Rahziz menyampaikan, hari Arafah merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk merenung dan memperkuat spiritualitas.
“Hari ini adalah hari Arafah, hari yang istimewa. Seluruh jamaah haji saat ini sedang berkumpul di Padang Arafah dan kita mendapat kesempatan yang sangat baik bersama BPKH,” ujarnya dalam sambutannya.
Ia mengatakan, tayangan langsung wukuf di Arafah ini menjadi kesempatan berharga bagi para santri untuk mempelajari makna ibadah haji sekaligus merefleksikan keutamaan hari Arafah.
“Ini kesempatan bagi santriwan-santriwati merenungi, mempelajari dan merefleksikan bahwa hari Arafah adalah hari yang istimewa. Hari jika kita berpuasa dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang diampuni Allah SWT,” katanya.
Kiai Abu Bakar juga mengajak para santri mulai menyiapkan diri untuk berhaji sejak dini, termasuk dengan membangun kebiasaan menabung.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran BPKH di Pondok Pesantren Mahasina. Mudah-mudahan membuka pikiran dan hati para santri untuk terpacu menabung melaksanakan ibadah haji di tahun-tahun yang akan datang,” ucapnya.
Halaman 3 / 3
Ia pun mendoakan agar para santri kelak mendapat panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji.
“Sekarang BPKH sudah kemari, Yang megang duit haji. Insya Allah Santriwati Mahasina InsyaAllah kedepan akan dibuka jalan oleh Allah SWT Untuk dapat melaksanakan ibadah haji,” katanya.
Kiai Abu Bakar juga mendoakan agar BPKH terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi jamaah haji dan masyarakat Indonesia.
“Insya Allah BPKH berkah dan manfaatnya tambah luas, usahanya tambah besar, manfaatnya untuk jamaah haji dan umat masyarakat Indonesia semakin luas,” ucapnya.
Meskipun sempat hujan deras, santri Mahasina tetap menyimak rangkaian acara "Panggilan dari Arafah" ini. Mereka juga banyak mendapat ilmu dari Talkshow yang menghadirkan Anggota BPKH, Acep Riana Jayaprawira dan Pengasuh Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Nyai Hj Badiriyah Fayumi.
Kedua narasumber memberikan banyak literasi tentang haji agar kelak para santri bisa lebih siap dalam menunaikan ibadah rukun Islam yang kelima ini. Di akhir acara, para ustadz dan santri pun berbuka puasa bersama.
Berita Terkait
Jamaah Haji Embarkasi Lombok Mulai Tiba di NTB pada 1 Juni 2026
Ihram - 30 May 2026, 07:55
Sejumlah Jamaah Haji Indonesia Pilih Tidur di Luar Tenda Mina, Ini Penyebabnya
Ihram - 29 May 2026, 23:11
Inspektorat Awasi Pelaksanaan Haji Hingga Hari Tasyrik Selesai di Mina
Ihram - 29 May 2026, 22:27
Prosesi Lontar Jumrah Masih Berlangsung, Komunikasi Antarjamaah Jadi Kunci
Ihram - 29 May 2026, 22:19
Mendulang Berkah Kulit Hewan Kurban di Bandung Barat
Bandung Raya - 29 May 2026, 19:37