0
News
    Update Haji
    Home Berita Dunia Internasional Featured Internet Jakarta Judi Online PBNU Spesial Tekno

    PBNU: Jakarta tidak Boleh Menjadi Pusat Judi Online Internasional - Republika

    7 min read

     

    PBNU: Jakarta tidak Boleh Menjadi Pusat Judi Online Internasional

    Langkah pencegahan penting untuk melawan judi online.

    Rep: Muhyiddin

    Alfian Republika Keterangan warga terkait aktivitas mencurigakan WNA di gedung perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat, (11/5/2026).

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) terkait maraknya praktik judi online (Judol) jaringan internasional di Jakarta.

    Ia menegaskan, Jakarta tidak boleh menjadi pusat operasi judi online internasional.

    Sponsored

    Ia meminta pemerintah dan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam praktik perjudian daring tersebut.

    “Jakarta tidak boleh menjadi pusat judi online internasional. Judi online merusak moral, menghancurkan keluarga, dan memicu kriminalitas,” ujar Gus Fahrur saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (12/5/2026).

    Menurutnya, pemerintah perlu menjatuhkan sanksi berat kepada bandar, operator, hingga pihak-pihak yang melindungi praktik kejahatan tersebut.

    Penegakan hukum, kata dia, harus dilakukan secara serius dan tanpa tebang pilih.

    “Pemerintah perlu bertindak tegas dengan sanksi berat kepada bandar, operator, dan semua pihak yang melindungi praktik ini,” ucapnya.

    Gus Fahrur menegaskan, PBNU mendukung langkah pemberantasan judi online secara profesional dan berkeadilan.

    Ia juga mengingatkan bahwa penindakan hukum saja tidak cukup tanpa dibarengi langkah pencegahan yang menyentuh masyarakat.

    “Kita mendukung pemberantasan judi online secara serius, profesional, dan tanpa tebang pilih. Penindakan hukum harus dibarengi edukasi moral, literasi digital, dan penguatan ekonomi masyarakat agar generasi bangsa tidak menjadi korban,” katanya.

    Berita Terkait

    11 Ribu Keluarga Penerima Bansos Dicoret karena Terindikasi Main Judol

    Nasional News - 2 jam yang lalu

    Strategi Pencegahan Judi Online Harus Melampaui Penindakan

    Khazanah Indonesia - 6 jam yang lalu

    Ketua DPR Minta Pemerintah tak Biarkan Indonesia Jadi Tempat Singgah Sindikat Judol

    Nasional News - 6 jam yang lalu

    Memberantas ‘Sarang’ Judi Online

    Wacana - 11 jam yang lalu

    Ratusan WNA Ditangkap di Jakarta terkait Judol, Begini Respons Menkomdigi

    Nasional News - 13 jam yang lalu

    Komentar
    Additional JS