Petugas Haji Waspadai Gangguan Kesehatan Jemaah Lansia di Tanah Suci - Media Kampung
Petugas Haji Waspadai Gangguan Kesehatan Jemaah Lansia di Tanah Suci
Media Kampung – Petugas haji kini semakin waspada terhadap gangguan kesehatan yang kerap dialami oleh jemaah lanjut usia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dhani Pramudya, menyampaikan bahwa mayoritas jemaah yang dirawat merupakan kelompok lansia dengan risiko tinggi, terutama yang memiliki penyakit bawaan seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.
Dhani menjelaskan, cuaca panas dan jadwal ibadah yang padat berkontribusi signifikan terhadap naiknya tekanan darah dan kelelahan pada jemaah lansia. Kondisi ini dapat memicu gangguan kesehatan yang memengaruhi keseluruhan tubuh jemaah, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari petugas kesehatan di lapangan.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya dukungan moral dari keluarga di Tanah Air untuk menjaga semangat dan konsentrasi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah. Dukungan ini dianggap vital agar para lansia tetap fokus dan mampu menjaga kondisi kesehatannya sebaik mungkin selama berada di Tanah Suci.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lamongan, Abdul Ghofur, turut menegaskan bahwa suhu panas di wilayah Tanah Suci berpotensi memperburuk kondisi kesehatan para jemaah lansia dan mereka yang berisiko tinggi (risti). Ia mengingatkan petugas dan tim kesehatan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan seperti demensia yang bisa timbul akibat kelelahan berat dan penurunan kesadaran.
Abdul Ghofur menambahkan bahwa cuaca ekstrem juga dapat menyebabkan gangguan daya ingat pada jemaah dengan kondisi fisik rentan dan penyakit bawaan. Oleh karena itu, perlakuan khusus serta pengawasan ketat sangat diperlukan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar.
Petugas haji di lapangan juga mengimbau agar para jemaah lansia dan berisiko tinggi tetap menjaga diri dengan menghindari aktivitas yang tidak perlu. Tujuannya agar kondisi fisik tetap stabil dan terhindar dari komplikasi kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan seluruh jemaah, khususnya yang lanjut usia dan berisiko tinggi, dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat setelah menyelesaikan ibadah haji. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan selama di Tanah Suci menjadi kunci utama agar perjalanan spiritual ini dapat terlaksana dengan baik tanpa kendala berarti.
Penanganan kesehatan jemaah lansia selama haji menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Dengan koordinasi yang baik antara petugas kesehatan, keluarga di Tanah Air, dan jemaah sendiri, tantangan kesehatan akibat cuaca dan aktivitas padat di Tanah Suci dapat diminimalisir secara optimal.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.