0
News
    Home Arab Saudi Berita Featured Haji Spesial

    Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung - Republika

    7 min read

     

    Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

    Kemenkes Arab Saudi mendesak jamaah untuk mengambil langkah pencegahan.

    Rep: Fuji Eka Permana

    Republika/Fernan Rahadi Pemberangkatan perdana jamaah haji Indonesia dari Makkah ke Arafah dari Hotel Luluat Albait, Makkah, Senin (25/5/2026) pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Menteri Haji dan Umrah Muchamad Irfan Yusuf turut melepas jamaah kloter SOC 1 dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tersebut.

    REPUBLIKA.CO.ID,MINA — Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengimbau jamaah haji untuk mengikuti pedoman pencegahan, terutama pada siang hari dari pukul 11.00 hingga 15.00 untuk membantu mengurangi dampak suhu tinggi di tempat-tempat suci.

    Sponsored

    Juru bicara NCM, Hussein Al-Qahtani menjelaskan bahwa kondisi cuaca dan suhu terus dipantau melalui stasiun pemantauan pusat yang tersebar di seluruh tempat-tempat suci. Ia mencatat bahwa hal ini bertujuan untuk memberikan data meteorologi yang akurat kepada pihak berwenang terkait dan mendukung pengambilan keputusan, sehingga meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan jamaah haji.

    Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi mendesak jamaah haji untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan suhu tinggi dan paparan sinar matahari, terutama pada jam-jam puncak, dikutip dari laman Saudi Gazette, Selasa (26/5/2026)

    Kemenkes Arab Saudi mencatat bahwa pencegahan kelelahan akibat panas matahari dimulai dengan menggunakan payung saat bergerak, minum air dan cairan dalam jumlah yang cukup, serta menghindari berjalan jauh di bawah sinar matahari langsung.

    Kemenkes juga menekankan pentingnya mengenali gejala kelelahan akibat panas, seperti pusing, kelelahan, dan keringat berlebihan. Untuk itu, Kemenkes menyerukan kepada para jamaah haji untuk segera mengunjungi pusat kesehatan terdekat atau mencari bantuan dari tim medis jika mengalami gejala-gejala tersebut.

    Kemenkes Saudi juga mendesak jamaah haji untuk mematuhi pedoman kesehatan, menekankan bahwa kesadaran dan kepatuhan mereka sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan serta memungkinkan mereka untuk melaksanakan ritual keagamaan dalam lingkungan yang aman.

    Berita Terkait

    Mengapa Rasulullah Melarang Jamaah Haji Berpuasa pada Hari Arafah?

    Islam Digest - 31 menit yang lalu

    Jamaah Haji Tiba di Mina untuk Tarwiyah Sebelum Melaksanakan Wukuf di Arafah

    Ihram - 1 jam yang lalu

    Impian Haji Warga Gaza Kembali Pupus akibat Blokade Israel Tiga Tahun Berturut-turut

    Ihram - 4 jam yang lalu

    Niat Puasa Arafah, Arab dan Latin Serta Hikmah Agung di Balik Anjurannya

    Islam Digest - 9 jam yang lalu

    Belasan Ribu Jamaah Haji Indonesia Lakukan Tarwiyah, tak Boleh Jalan Kaki

    Ihram - 13 jam yang lalu

    Komentar
    Additional JS