Terminal Ajyad Sediakan Jalur Khusus Lansia, Jemaah Haji Tak Perlu Berdesakan - Kompas
Terminal Ajyad Sediakan Jalur Khusus Lansia, Jemaah Haji Tak Perlu Berdesakan
MAKKAH, KOMPAS.com - Di Terminal Ajyad, Mekkah terdapat jalur khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti). Jalur itu disiapkan agar para lansia lebih nyaman.
Kepala Pos Terminal Ajyad, M. Rif'at Sitorus mengatakan, ada tiga pintu di Terminal Ajyad. "Pintu 3A kita khususkan untuk lansia atau risti," kata dia.
Jalur itu juga disiapkan agar lansia khususnya yang tinggal di wilayah Misfalah, tidak bercampur dengan antrean umum yang lebih padat.
Sejumlah lansia berkursi roda tampak telah menggunakan fasilitas itu.
Trump: AS Bisa Lumpuhkan Seluruh Infrastruktur Iran dalam 2 Hari
Baca juga: Jemaah Haji Bisa Kekurangan Vitamin D meski Cuaca Panas di Tanah Suci, Ini Saran Dokter
Mereka bersama keluarga dan pembimbing diarahkan menuju jalur khusus tersebut.
Setelah memasuki area khusus, petugas akan terus mendampingi mereka hingga ke kendaraan. "Ketika mereka sudah diarahkan ke pintu 3 khusus lansia, nanti petugas akan mengarahkan ke rute bus yang seharusnya dinaiki,” katanya.
Untuk mengantisipasi membeludaknya jemaah menjelang puncak haji, petugas tampak berjaga di sepanjang lorong terminal untuk mengatur arus.
Mereka menerapkan sistem buka tutup akses pada jam-jam sibuk demi menghindari penumpukan dan aksi saling dorong antarsesama jemaah.
"Sehingga jemaah itu dapat masuk ke dalam bis dengan nyaman. Tidak ada dorong-dorongan, sehingga tidak harus khawatir jemaah tertinggal oleh bus," ujarnya.
Selain pengaturan antrean, Sitorus juga mengingatkan adanya penyesuaian jadwal operasional bus selawat pada hari Jumat.
Sesuai kebijakan otoritas keamanan Arab Saudi, pergerakan bus di Terminal Ajyad akan dihentikan sementara menjelang waktu shalat Jumat.
Baca juga: Rendang hingga Soto Disiapkan untuk Jemaah Selama Puncak Ibadah Haji
Jemaah di wilayah Misfalah pun diimbau untuk berangkat lebih pagi menuju Masjidil Haram. "Terminal Ajyad akan ditutup pukul 08.00, jadi tidak ada pergerakan armada bus ke pondokan," rincinya.
Saat ini, mobilitas jemaah di terminal tersebut didukung oleh ratusan armada bus yang jumlahnya akan terus ditambah menyesuaikan jadwal kedatangan jemaah haji gelombang kedua ke Kota Mekkah.
“Untuk jumlah armada saat ini berjumlah 109 armada yang sudah beroperasi. Dan akan bertambah terus ketika jemaah sudah mulai berdatangan nanti dari Jeddah sampai 140 armada,” tutupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Suasana Kuba di Tengah Krisis Energi akibat Sanksi AS, Ibu Kota Gelap Gulita