Wakil Emir Mekkah Serahkan Kiswah Baru kepada Penjaga Kabah, Ini Wujudnya - Kompas
Wakil Emir Mekkah Serahkan Kiswah Baru kepada Penjaga Kabah, Ini Wujudnya
MEKKAH, KOMPAS.com - Wakil Emir Mekkah Pangeran Saud bin Mishaal menyerahkan kiswah baru atau kain penutup Kabah kepada penjaga Kabah pada Jumat (29/5/2026), mewakili Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz selaku Penjaga Dua Masjid Suci.
Kiswah baru tersebut diterima Wakil Kepala Penjaga Kabah Abdul Malik bin Taha Al-Shaibi dalam sebuah prosesi resmi di Mekkah.
Penyerahan itu dilakukan menjelang tradisi tahunan penggantian kiswah Kabah yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Muharram, hari pertama Tahun Baru Hijriah atau jatuh pada Selasa (16/6/2026).
Baca juga: Apa Isi Kabah dan dari Apa Kiswah Penutupnya Dibuat?
Sebagaimana diberitakan Saudi Gazette, kiswah baru yang dibuat di Kompleks Raja Abdulaziz tersebut menggunakan sutra alami premium berwarna hitam. Kain penutup Kabah itu memiliki tinggi sekitar 14 meter.
Singapura dan Vietnam Masuk 10 Besar IQ Tertinggi Dunia 2026, Indonesia Posisi Berapa?
Pada bagian atas kiswah terdapat sabuk bordir selebar 95 cm dengan panjang mencapai 47 meter.
Sabuk itu dibagi ke dalam 16 panel yang dihiasi motif islami dan kaligrafi Arab.
Baca juga: Kemenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Tanah Suci
Bahas operasional haji 2026
Selain prosesi penyerahan kiswah, Pangeran Saud bin Mishaal juga menggelar pertemuan terpisah dengan Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Al-Rabiah serta Menteri Transportasi dan Logistik Saleh Al-Jasser untuk membahas operasional haji 2026.
Dalam pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah, dibahas keberhasilan koordinasi antarinstansi dalam pengaturan pergerakan jamaah, transportasi, dan layanan haji.
Data operasional menunjukkan sekitar 60 persen jamaah diarahkan menuju Mina dan 40 persen lainnya ke Arafah pada Hari Tarwiyah.
Baca juga: Tradisi 1 Muharam di Arab Saudi, Pemerintah Ganti Kiswah yang Menutupi Kabah
Pemerintah Saudi juga mencatat penggunaan kartu digital Nusuk telah mencapai lebih dari empat juta kali pemindaian hingga Idul Adha.
Selain itu, lebih dari 95.000 inspeksi lapangan dilakukan selama musim haji tahun ini, yang disebut berhasil menurunkan temuan pelanggaran operasional hingga 39 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan Menteri Transportasi dan Logistik, dibahas sistem transportasi jamaah selama musim haji.
Baca juga: Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Imbau Jangan Saling Mendahului
Pemerintah Saudi mencatat lebih dari 961.000 jamaah telah diangkut menggunakan Kereta Metro Masyair, sedangkan lebih dari 830.000 penumpang menggunakan Kereta Cepat Haramain hingga Idul Adha.
Menteri Saleh Al-Jasser menjelaskan seluruh sistem transportasi darat, kereta, dan udara didukung teknologi pelacakan serta pemantauan modern guna memastikan perjalanan jamaah berlangsung aman dan lancar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
China Geram Tahu Rencana Jepang-Filipina Negosiasi Batas Maritim, Sebut Tindakan Ilegal