0
News
    Home Arab Saudi Berita Featured Kasus Spesial Umroh

    Arab Saudi Tangguhkan 21 Travel Umrah Bermasalah, Ada dari Indonesia? - detik

    2 min read

     

    Arab Saudi Tangguhkan 21 Travel Umrah Bermasalah, Ada dari Indonesia?


    Jakarta -

    Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (Kemenhaj Saudi) menangguhkan 21 perusahaan penyedia layanan umrah setelah melakukan evaluasi kinerja pada musim umrah sebelumnya. Menurut laporan Saudi Press Agency, hal tersebut dilakukan karena adanya penurunan kualitas pelayanan, serta pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

    Pihak Kemenhaj Saudi menyebutkan bahwa dari total perusahaan yang ditangguhkan, 15 perusahaan memiliki nilai kinerja yang rendah berdasarkan indikator evaluasi operasional yang telah ditetapkan. Sementara itu, 6 perusahaan lainnya terbukti melanggar aturan.

    Penilaian dilakukan dengan melihat kualitas layanan dan kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang berlaku. Sistem ini dibuat untuk meningkatkan persaingan yang sehat, memperbaiki standar layanan, serta mendukung target Visi Saudi 2030.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Aturan tersebut diterapkan dengan tegas tanpa pengecualian bagi perusahaan yang tidak memenuhi standar. Penilaian terhadap perusahaan juga akan terus dilakukan secara rutin untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

    Dilansir dari Arab News, Kemenhaj Saudi menyatakan akan terus menegakkan peraturan dan tidak akan mentolerir kekurangan apa pun yang memengaruhi kualitas layanan atau membahayakan hak-hak jamaah.

    "Evaluasi berkelanjutan terhadap penyedia layanan Umrah tetap menjadi mekanisme kunci untuk mengembangkan sektor ini dan meningkatkan kualitas layanan," ungkap Kementerian tersebut, dikutip, Minggu (14/6)

    Hingga artikel ini diterbitkan, pihak Kemenhaj Saudi belum merilis nama-nama 21 perusahaan travel umrah bermasalah yang dimaksud beserta negara penyedianya, sehingga belum diketahui apakah ada perusahaan travel dari Indonesia yang termasuk di dalam daftar tersebut.

    (inf/dvs)

    Komentar
    Additional JS