Dubes Iran Ungkap Perlakuan Arab Saudi terhadap Jamaah Hajinya - Republika
Dubes Iran Ungkap Perlakuan Arab Saudi terhadap Jamaah Hajinya
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Dubes Iran untuk Arab Saudi Alireza Enayati mengungkapkan pengalamannya menemani jamaah haji Iran di Tanah Suci. Hal ini diungkap usai mulai dipulangkannya jamaah haji Iran dari Saudi.
Jamaah haji Iran, Senin (2/6/2026), mulai pulang dari Arab Saudi setelah menunaikan ibadah haji. Mereka melaksanakan rangkaian ibadah haji di tengah sistem layanan yang komprehensif yang disediakan oleh pemerintah Arab Saudi bagi para jamaah.
Alireza Enayati, mengatakan bahwa sekitar 30 ribu jamaah dari Iran menunaikan ibadah haji tahun ini. “Kepulangan jamaah haji Iran melalui jalur udara dimulai pada hari Senin dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir bulan ini," ujar Alireza dikutip dari Saudi Gazette.
Alireza mengatakan, proses pemulangan jamaah Iran dengan pesawat sehingga mereka dapat kembali ke negaranya setelah melaksanakan ibadah haji dengan mudah dan nyaman. Dia melanjutkan, seperti halnya seluruh jamaah lainnya, mereka mendapatkan sambutan hangat dan keramahan yang luar biasa.
"Dan kini, mereka kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan sehat setelah menunaikan haji yang penuh berkah," ujarnya.
Halaman 2 / 2
Menurut Alireza, sekitar 30 ribu jamaah Iran melaksanakan ibadah haji tahun ini, yang merupakan sepertiga dari kuota haji yang dialokasikan untuk Iran. Ia menjelaskan bahwa kedatangan mereka ke Kerajaan Arab Saudi dilakukan melalui jalur udara, dan kepulangan mereka ke Iran juga dilaksanakan dengan cara yang sama.
“Tidak ada kebutuhan untuk memulangkan mereka melalui jalur darat, karena penerbangan masih terus berlangsung dan proses keberangkatan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya,” katanya.
Enayati, yang turut mendampingi jamaah Iran selama musim haji tahun ini, menegaskan bahwa seluruh proses berjalan mudah dan lancar. Jamaah Iran, sebagaimana jamaah dari negara lain, dapat melaksanakan ibadah mereka dalam suasana yang nyaman berkat berbagai fasilitas yang luas dan layanan canggih yang disediakan Kerajaan Arab Saudi di kawasan tempat-tempat suci serta di Makkah dan Madinah.
Sumber: