Jamaah Haji Perempuan Lebih Banyak, Amirul Hajj Usulkan Tambah Toilet di Armuzna - Republika
Jamaah Haji Perempuan Lebih Banyak, Amirul Hajj Usulkan Tambah Toilet di Armuzna
Perbedaan kebutuhan dan jumlah jamaah perempuan dinilai perlu menjadi perhatian.
Rep: Fernan Rahadi
Republika/Fernan Rahadi Jamaah haji perempuan sedang mengantre toilet saat puncak haji, wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi, Selasa (26/5/2026) dini hari WAS.
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Sekretaris Amirul Hajj yang juga Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Ilfi Nur Diana, mengatakan pelayanan jamaah haji Indonesia, khususnya perempuan, sangat baik.
"Mereka merasa sangat terlayani dengan baik, seperti bukan haji reguler," ucap Sekretaris Amirul Hajj, Ilfi Nur Diana, kepada Media Center Haji di Kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah, dikutip pada Jumat (5/6/2026).
Sponsored
Ilfi mengatakan, meskipun jamaah haji Indonesia terlayani dengan baik, terdapat beberapa catatan yang menjadi perhatian, khususnya bagi perempuan, seperti jumlah toilet saat Armuzna yang perlu diperbanyak.
"Ketika di Armuzna, perempuan merasa antrean terlalu panjang untuk kebutuhan toilet. Jadi, di sini yang nanti menjadi perbaikan adalah bagaimana kita bernegosiasi dengan pemerintah Saudi bahwa kebutuhan toilet untuk perempuan perlu ditambahkan," katanya.
Menurutnya, alasan penambahan toilet untuk jamaah haji perempuan saat Armuzna karena jumlah jamaah haji perempuan lebih banyak dibandingkan jamaah haji pria.
Halaman 2 / 2
"Jamaah haji Indonesia perempuan untuk tahun ini saja lebih banyak 5,8 persen. Dari 202 ribu lebih jamaah, jumlahnya sudah mencapai 11 ribu sekian. Kalau toiletnya sama dengan laki-laki, maka antrean di perempuan akan lebih panjang," ujarnya.
Ilfi Nur Diana menjelaskan, meskipun jumlah jamaah haji pria dan perempuan sama, jumlah toilet untuk jamaah haji perempuan tetap harus lebih banyak karena kebutuhan perempuan lebih besar, termasuk terkait kesehatan reproduksi.
"Kemudian jamaah (perempuan) juga mayoritas berada pada usia-usia produktif. Tentu saja ini juga mempunyai masalah dengan haid, istihadhah, dan seterusnya," ujarnya.
"Tentu saja perempuan membutuhkan waktu lebih banyak di toilet ataupun air yang juga lebih banyak. Ini yang pertama yang dirasakan oleh jamaah haji perempuan," katanya.
sumber : MCH 2026
Berita Terkait
Pesawat Alami Kendala Teknis, Jamaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang dengan Aman
Ihram - 07 June 2026, 07:40
Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Diimplementasikan
Ihram - 06 June 2026, 09:07
Menabung Bertahap dan Dana Kelolaan yang Aman, Dua Penopang Keberlanjutan Haji Indonesia
Ihram - 05 June 2026, 19:41
Menghadirkan Haji yang Ramah bagi Lansia, dari Fasilitas hingga Pendampingan
Ihram - 05 June 2026, 18:56
Regulasi Arab Saudi Berubah, Layanan Kesehatan Haji Indonesia Hadapi Tantangan
Dailynews - 05 June 2026, 18:30