Keluarga Jamaah Haji Pamekasan Dilarang Jemput di Bandara, Kemenhaj Siapkan 5 Titik - Kompas
Keluarga Jamaah Haji Pamekasan Dilarang Jemput di Bandara, Kemenhaj Siapkan 5 Titik
PAMEKASAN, KOMPAS.com — Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengimbau keluarga jamaah haji tidak melakukan penjemputan langsung di Bandara Juanda, Sidoarjo.
Kepala Kemenhaj Pamekasan Abdul Halim mengatakan, imbauan tersebut ditujukan kepada keluarga 1.384 jamaah haji asal Pamekasan yang dijadwalkan tiba pada Juni 2026.
"Ini kita lakukan demi keselamatan jamaah haji dan keluarga," kata Abdul Halim, Rabu (3/6/2026).
Menurut dia, pada tahun-tahun sebelumnya masih terdapat keluarga yang berupaya menjemput jamaah langsung di bandara. Namun, tahun ini proses penjemputan dipusatkan di wilayah Kabupaten Pamekasan.
20 Fasilitas Militer AS Rusak Selama Perang Iran
Baca juga: Kanwil Kemenhaj Jatim Buka Suara soal 18 Calon Jemaah Haji Ilegal
Lima Titik Penjemputan Disiapkan
Abdul Halim menjelaskan, Kemenhaj bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah menyiapkan lima titik penjemputan jamaah haji.
Lokasi tersebut meliputi Masjid Agung As Syuhada Arek Lancor, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen, Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Pondok Pesantren Karang Baru Blumbungan, serta Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dan Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar.
"Air zam-zam juga akan diserahkan di lokasi penjemputan bagi jamaah haji nanti," ujarnya.
Ia mengatakan, proses penjemputan difasilitasi oleh Pemkab Pamekasan dan Kemenhaj yang bekerja sama dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Baca juga: Kemenhaj Hormati Fatwa MUI soal Penyembelihan Dam di Tanah Suci
Penyambutan resmi oleh Bupati Pamekasan Kholilurrahman juga akan dipusatkan di Masjid Agung As Syuhada.
Selanjutnya, jamaah akan didistribusikan ke sejumlah pondok pesantren yang telah ditentukan untuk menghindari penumpukan dan kerumunan saat proses penjemputan.
"Kami imbau semua keluarga bisa menunggu di titik yang sudah ditentukan," kata Abdul Halim.
Tiba di Juanda pada 20 dan 21 Juni
Abdul Halim mengungkapkan, tiga kloter jamaah haji asal Pamekasan dijadwalkan tiba di Bandara Juanda pada 20 Juni 2026. Kloter tersebut terdiri atas kloter 73, 74, dan 75.
Sementara itu, dua rombongan lainnya dijadwalkan tiba pada 21 Juni 2026 dini hari.
Menurut dia, saat ini para jamaah haji asal Pamekasan berada di sektor 4 Makkah, kawasan Raudhoh.
Seluruh jamaah disebut telah menyelesaikan rangkaian utama ibadah haji, mulai dari tawaf ifadah, sai, hingga tahalul.
Jamaah selanjutnya akan bergeser ke Madinah. Sebagian di antaranya masih melanjutkan ibadah di Masjidil Haram, seperti shalat wajib, shalat sunnah, berzikir, membaca Al Quran, hingga melaksanakan umrah sunnah.
"Kesehatan mereka dipastikan aman sehingga bisa melaksanakan semua tahapan haji," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Iran Siapkan Petaka, 5 "Kehancuran Total" Hantui AS Jika Perang Babak Kedua Pecah