Sambut Ribuan Jemaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf, Berikut Titik Parkir dan Ruas Jalan di Gresik yang Ditutup -
Sambut Ribuan Jemaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf, Berikut Titik Parkir dan Ruas Jalan di Gresik yang Ditutup
RADAR GRESIK – Persiapan pelaksanaan Haul ke-71 Al Qutb Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf terus dimatangkan. Kegiatan tahunan yang menjadi salah satu agenda religius terbesar di Kabupaten Gresik ini dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 3 Juni 2026.
Ribuan jemaah dari berbagai penjuru daerah diperkirakan akan memadati kawasan Alun-alun Gresik untuk mengikuti seluruh rangkaian acara sakral tersebut.
Guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi, pihak panitia bersama instansi terkait telah menyiapkan puluhan titik kantong parkir serta melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah ruas jalan strategis selama kegiatan berlangsung.
Staf Pemerintah Desa Gapurosukolilo, Salim Ali Yahya, mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihak panitia telah menyediakan sebanyak 32 titik parkir yang tersebar di berbagai area untuk mengakomodasi kendaraan para jemaah haul.
Selain penyediaan kantong parkir, skema penutupan jalan juga akan dilakukan secara bertahap demi mendukung kelancaran, ketertiban, dan keamanan di sekitar lokasi utama acara.
"Untuk memastikan kelancaran arus, panitia membagi lokasi parkir berdasarkan jenis kendaraan yang digunakan oleh jemaah. Bagi pengendara roda dua, lokasi parkir dipusatkan di depan Gedung DPRD Gresik, Jalan Klenteng, Gedung GNI, area parkir Makam Malik Ibrahim, serta Jalan Agus Salim," terangnya.
Sementara itu, untuk kendaraan besar seperti bus pariwisata dan kendaraan roda lebih dari empat, panitia telah menyiapkan beberapa lokasi utama yang representatif. Area tersebut meliputi Parkiran Ziarah Lumpur, kawasan PT Gresik Jasatama, GOR Tri Dharma, hingga kawasan Stadion Gelora Joko Samudro.
Bagi jemaah yang membawa kendaraan roda empat atau mobil pribadi, sebaran titik parkir disediakan jauh lebih luas. Beberapa ruas jalan yang dialokasikan antara lain Jalan Raden Santri, Jalan Setia Budi, Jalan AKS Tubun, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pelabuhan Gresik, Jalan Nyai Ageng Pinatih, Jalan KH Kholil, Jalan H Samanhudi, Gedung WEP, Jalan Jaksa Agung, Jalan Pahlawan, dan Jalan Panglima Sudirman.
"Kantong parkir roda empat juga memanfaatkan area Makam Malik Ibrahim, Jalan Malik Ibrahim, Rumah Potong Hewan, Jalan Kramat Langon, Jalan KH Abdul Karim, Jalan Akim Kayat, hingga Jalan Harun Tohir," tambahnya.
Selain pengaturan zonasi parkir, rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara sejumlah ruas jalan juga akan diberlakukan secara berkala. Penutupan ini disesuaikan dengan intensitas jadwal kegiatan yang berlangsung selama dua hari berturut-turut.
Pada hari pertama, Selasa (2/6), terdapat enam ruas jalan utama yang akan mulai ditutup untuk umum. Jalur-jalur tersebut meliputi Jalan KH Zubair, Jalan Harun Tohir, Jalan Kramat Langon, Jalan Malik Ibrahim, Jalan Agus Salim, serta Jalan Wachid Hasyim.
Memasuki hari kedua atau puncak acara pada Rabu 3 Juni 2026, volume penutupan jalan akan diperluas menjadi 14 titik guna memberikan ruang aman bagi jemaah yang meluber.
Jalan yang ditutup pada hari kedua ini meliputi Jalan KH Zubair, Jalan Harun Tohir, Jalan Kramat Langon, Jalan Malik Ibrahim, Jalan Agus Salim, Jalan Wachid Hasyim, Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Jaksa Agung, Jalan MH Thamrin, Jalan Raden Santri, Jalan Setia Budi, Jalan AKS Tubun, serta Jalan Basuki Rahmat. Masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif selama pembatasan arus ini berlangsung. (jar/han)