Sejarah Asyura 10 Muharram, Lengkap dengan Peristiwa Penting Dibaliknya -
22/06/2026 | Penulis: Admin Bidang Penghimpunan
Hari Asyura atau 10 Muharram menjadi salah satu momen istimewa dalam kalender Islam. Umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa Tasu’a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram) sebagai bentuk ibadah sunnah yang penuh keutamaan.
Lantas, apa saja sejarah dan peristiwa penting di balik 10 Muharram atau Hari Asyura?
Asyura berasal dari kata ‘asyarah yang berarti sepuluh, merujuk pada tanggal ke-10 bulan Muharram. Dalam berbagai literatur, termasuk NU Online, hari ini disebut sebagai hari yang dimuliakan karena banyaknya peristiwa besar dalam sejarah para nabi.
1. Diterimanya Taubat Nabi Adam AS
Salah satu riwayat menyebutkan bahwa pada hari Asyura, Allah SWT menerima taubat Nabi Adam AS setelah beliau dan Hawa diturunkan ke bumi akibat tergoda bujuk rayu iblis. Peristiwa ini menjadi simbol ampunan dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya yang bertaubat.
2. Keselamatan Nabi Ibrahim AS dari Api
Pada masa Raja Namrud, Nabi Ibrahim AS dihukum dengan cara dibakar karena menghancurkan berhala. Namun atas kehendak Allah, api justru menjadi dingin dan tidak membahayakan beliau sebagaimana disebut dalam QS Al-Anbiya ayat 69.
3. Bebasnya Nabi Yusuf AS dari Penjara
Nabi Yusuf AS juga dikisahkan dibebaskan dari penjara pada hari Asyura setelah sebelumnya difitnah. Setelah itu, beliau diangkat menjadi pejabat penting di Mesir.
4. Kesembuhan Nabi Ayyub AS
Nabi Ayyub AS yang diuji dengan penyakit berat dan kehilangan harta serta keluarga, akhirnya disembuhkan oleh Allah SWT setelah kesabaran panjangnya.
5. Keselamatan Nabi Musa AS dari Fir’aun
Peristiwa besar lainnya adalah selamatnya Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun. Laut terbelah dan menjadi jalan keselamatan, sementara Fir’aun dan pasukannya tenggelam.
Selain itu, beberapa riwayat juga menyebutkan peristiwa penting lain seperti berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS, keluarnya Nabi Yunus AS dari perut ikan, hingga berbagai kejadian besar lain dalam sejarah para nabi.
Hari Asyura bukan hanya momen sejarah, tetapi juga menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT dalam menolong para nabi dan hamba-Nya yang beriman. Karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada 9 dan 10 Muharram sebagai bentuk ibadah dan penghapusan dosa.
Selain itu dianjurkan pula untuk berbagi atau menyantuni anak yatim di bulan penuh keberkahan ini. Apabila Anda ingin menyalurkan santunan melalui lembaga ZIS, BAZNAS Kota Semarang menyediakan Anda untuk sedekah yatim di bulan Muharram 1448, caranya cukup transfer melalui Bank Danamon, masyarakat dapat mengirimkan donasi ke nomor rekening 8880077709.
Sementara untuk transfer melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), donasi dapat dikirim ke rekening 0500080084 atas nama Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang.
Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi pembayaran melalui nomor WhatsApp 0821-7022-1818 agar proses pencatatan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan baik.
Selain melalui transfer bank, BAZNAS Kota Semarang juga menyediakan layanan donasi digital yang memudahkan masyarakat. Sedekah yatim dapat dilakukan secara online melalui laman resmi kotasemarang.baznas.go.id/sedekah.
Demikian informasi yang dapat Anda simak terkait sejarah hari Asyura.***