KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Sopir Trailer Diperiksa Polisi - Viva
Bojonegoro, VIVA Jatim – Mobil yang ditumpangi penceramah kondang, KH Anwar Zahid, ditabrak truk trailer di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Senin, 10 Agustus 2026 malam. Pengemudi berinisial WP (44) asal Trowulan, Mojokerto, itu pun kini menjalani pemeriksaan intensif.
Baca Juga
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian mengatakan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk trailer bernomor polisi S 94XX XX tersebut di kantor polisi.
"Si driver [pengemudi] truk trailer ini juga sedang kami periksa. Saat ini ada di kantor [polisi] statusnya masih saksi," kata Septian ketika dikonfirmasi, Selasa, 11 Agustus 2026.
Baca Juga
Ia menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, tepatnya di wilayah Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 22.45 WIB.
Kecelakaan melibatkan Toyota Alphard bernomor polisi S 14X XX yang ditumpangi KH Anwar Zahid dengan truk trailer S 94XX XX. Saat kejadian, Alphard dikemudikan oleh A (31), warga Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Baca Juga
Menurut Septian, kecelakaan bermula ketika Alphard melaju dari arah utara menuju selatan. Saat tiba di utara lokasi perbaikan jalan wilayah Tinggang, mobil tersebut berhenti di belakang truk yang tidak diketahui identitasnya.
Mobil berhenti karena kendaraan sedang mengantre untuk melintas dalam sistem buka-tutup jalur akibat adanya perbaikan jalan.
Pada saat Alphard berhenti, truk trailer yang dikemudikan WP melaju dari arah belakang. Polisi menduga pengemudi trailer mengantuk sehingga tidak mampu menguasai laju kendaraannya.
"Diduga Pengemudi mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraanya dan menabrak Mobil Toyota Alphard," lanjutnya.
Akibat benturan tersebut, mobil Toyota Alphard yang ditumpangi KH Anwar Zahid mengalami kerusakan. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut.
"Tidak ada korban jiwa, cuma kerugian material karena ada kendaraan yang rusak untuk korban luka-luka maupun jiwa tidak ada," kata Septian.
Hingga kini, polisi masih mendalami kecelakaan tersebut dengan mengamankan kendaraan serta memeriksa sejumlah saksi termasuk memastikan penyebab pengemudi trailer yang diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya.