Kisah Wildan Abadi Naik Ontel dari Balikpapan ke Jombang demi Hadiri Muktamar NU - NU Online
Jombang, NU Online Jatim
Wujud kecintaan Nahdliyin ataupun kader NU terhadap jamiyah cukup tinggi, terutama saat pelaksanaan Muktamar NU. Semangat itu ditunjukkan oleh Wildan Abadi yang rela mengayuh sepeda ontel ratusan kilometer dari asalnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, demi menghadiri Muktamar ke-35 NU di Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026 nanti.
Pengurus Lembaga Seniman Budayawan Muslimin lndonesia (Lesbumi) PCNU Kota Balikpapan resmi berangkat ke Tambakberas Jombang pada Ahad (23/08/2026) sore dari Graha PCNU Kota Balikpapan. Prosesi pemberangkatan dilepas langsung oleh Katib PWNU Kaltim KH Mukhlasin dan Rais PCNU Kota Balikpapan KH Taufik Syahrul.
Selain berkhidmah di Nahdlatul Ulama, Wildan dalam kesehariannya merupakan seorang pengemudi taksi online. Ia rela menempuh perjalanan yang cukup jauh hingga berhari-hari demi melihat acara Muktamar NU dari dekat. Ia diperkirakan sampai Kabupaten Jombang di lokasi Muktamar ke-35 NU pada Rabu (26/08/2026) sore.
Ketua PCNU Kota Balikpapan, KH Muslih Umar, mengapresiasi kegigihan Wildan menaiki sepeda ontel ke lokasi Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang. Pihaknya pun meminta pengawalan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari Graha PCNU Kota Balikpapan ke Pelabuhan Semayang.
"Ngontel ini secara umum membawa nama PCNU Kota Balikpapan, karena Lesbumi NU adalah salah satu lembaga di bawah naungan PCNU Kota Balikpapan," katanya saat pemberangkatan Wildan.
Selama perjalanan, Wildan mengaku dikawal Ferry Yuda, seorang dalang wayang nyantri di Balikpapan. Bersama Ferry Yuda, ia juga akan berziarah ke makam KH Hasan Gipo selaku Ketua Umum PBNU periode pertama.
"Kamudian menginap di Kantor PBNU pertama di Surabaya," terang Wildan yang dulu sempat mondok di Pesantren Al-Basyiriyah Bojonegoro dan Pondok Bustanu Usyaqil Qur'an Kudus ini.
Esoknya, Wildan akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Jombang untuk berziarah ke makam pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy'ari dan bersilaturahim kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
"Kebetulan dia (ferry Yuda) pernah menjadi karyawan di PT Bama Bumi Sentosa yang dipimpin Gus Kikin. Semoga nanti bisa juga sowan ke beliau (Gus Kikin)," harap pria kelahiran 20 November 1986 ini.
Bapak dua anak ini menjelaskan, ide ngontel tercetus dua hari setelah penetapan Pesantren Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Menurutnya, menaiki sepeda ontel merupakan cara mengenang semangat para pendiri NU yang tanpa lelah berproses setahap demi setahap membangun peradaban Indonesia.
"Tidak ada perjuangan yang instan, semua melalui proses dari langkah pertama, kayuhan pertama yang pada akhirnya menuju ribuan langkah dan kayuhan berikutnya walau tidak jarang dalam menuju sebuah tujuan ada goyangan," ujarnya.
Ia mengaku tidak ada persiapan khusus dalam melaksanakan ngontel ke Tambakberas. Namun, ia pun secara tegas mengatakan sudah siap segala hal. "Insyaallah siap segalanya, tentunya persiapan kami mulai dari sepeda sampai bekal untuk perjalanan sudah disiapkan, karena kebiasaan ngontel yang memang hobi saya," pungkasnya.
Penulis: Mukani