0
News
    Home Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa Menag Spesial

    Menag Sampaikan Belasungkawa Gempa NTT, Instruksikan Langkah Cepat Jajaran Beri Bantuan - Kemenag

    2 min read

     


    Fauzan DhaniSabtu, 15 Agustus 2026 | 21:59 WIB

    Jakarta (Kemenag) ---- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas peristiwa gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menag meminta jajarannya melakukan langkah cepat dalam memberikan bantuan.

    Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), hari ini, berkekuatan magnitudo 7,7. Gempa yang berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, tersebut menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan sejumlah warga mengungsi. Data sementara dari BNPB mencatat 47 orang meninggal dunia, dengan korban tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Manggarai Barat. Gempa juga menyebabkan kerusakan pada rumah, fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, serta sejumlah fasilitas publik.

    "Saya Nasaruddin Umar, baik sebagai pribadi maupun sebagai Menteri Agama, menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), atas musibah gempa yang terjadi," ujar Menag, Sabtu (15/8/2026).

    Data Korban Terdampak Gempa NTT, Kemenag: Siapkan Dukungan dan Bantuan

    Menag menegaskan bahwa Kementerian Agama tidak hanya memberikan dukungan moral dan doa, tetapi juga menyiapkan langkah cepat melalui pemberian bantuan tanggap darurat guna meringankan beban para korban yang terdampak di lokasi bencana. Menag minta seluruh jajaran pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT segera mengambil langkah proaktif dalam melakukan penanganan di lapangan.

    "Saya mengimbau kepada segenap karyawan dan pegawai Kementerian Agama yang ada di NTT untuk sesegera mungkin proaktif melakukan pendataan dan langkah-langkah penanganan secepat mungkin. Terutama melakukan pendataan pada lingkungan sekolah keagamaan, pondok pesantren, madrasah, rumah ibadah, serta keluarga besar Kemenag yang terdampak," tegas Menag.

    Menag meminta seluruh potensi dan sumber daya Kemenag dapat dikerahkan secara optimal demi memberikan solusi serta bantuan konkret bagi warga yang terdampak musibah. Ia juga menguatkan para korban agar tetap tabah dan optimistis menghadapi cobaan ini, seraya memastikan bahwa pemerintah beserta seluruh elemen masyarakat senantiasa hadir mendampingi.

    "Jangan khawatir, kalian tidak sendiri. Tentu pemerintah bersama segenap warga bangsa Indonesia, khususnya umat beragama, akan ikut memberikan bantuan dan pertolongan. Doa kami selalu menyertai Bapak dan Ibu sekalian. Ya Tuhan, ya Allah, ya Rabbi, berikanlah kekuatan kepada saudara-saudara kami yang terdampak musibah ini," tutup Menag.

    Komentar
    Additional JS