0
News
    Home Berita Emil Dardak Featured Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis Pesantren Manba’ul Hikam Ponpes Manba'ul Hikam Spesial

    Dugaan Keracunan MBG di Ponpes Sidoarjo, Emil Dardak Bantah Ada Santri Meninggal - Kompas

    3 min read

     


    SIDOARJO, KOMPAS.com - Beredar informasi diduga korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, meninggal dunia.

    Diketahui, hampir 300 santri dan santriwati jenjang SMP dan SMA di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo diduga alami keracunan usai menyantap menu MBG saat siang.

    Hingga saat ini, santri yang dilarikan ke rumah sakit sebanyak 293 orang. Beredar informasi bahwa belasan santri yang menjadi korban meninggal dunia.

    Kepala Satgas MBG Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak pun langsung berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan kabar tersebut.

    Soal Keracunan MBG di Papua, Kepala BGN Ungkap Penyebabnya

    “Kami tanyakan ke BGN, tidak ada info soal santri yang meninggal dunia,” kata Emil Dardak kepada Kompas.com, Selasa (1/9/2026).

    Baca juga: 293 Santri Ponpes di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Dilarikan ke 4 RS

    Berdasarkan informasi yang terhimpun hingga pukul 21.37, total santri yang dilarikan ke rumah sakit berjumlah 294 orang.

    Dengan rincian, RS Notopuro 180 orang; RS Delta Surya 14 orang; RS Siti Hajar 58 orang; RS Pusura 13 orang; RSU Aisyiyah St Fatimah Tulangan 23 orang; RS Pusdik Bayangkara lima orang; dan RS Arafah Anwar Medika satu orang.

    Kronologi Kejadian

    Insiden dugaan keracunan MBG di Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo berawal dari keluhan yang dialami para santri setelah melaksanakan shalat Ashar.

    Baca juga: Siswa dan Guru SMAN 7 Solo Sakit Perut Usai Menyantap MBG, Wali Kota Respati: SPPG-nya Kita "Suspend"

    Sejumlah santri mengeluhkan kepala pusing dan perut mual. Kemudian, setelah Maghrib, ratusan santri dilarikan ke rumah sakit.

    Berdasarkan informasi, menu MBG yang disajikan ke sekolah sore tadi berupa nasi putih, telur orak arik, tempe bumbu bali, tumis buncit baby corn, dan apel.

    Sampai saat ini, kondisi di Ponpes Manba’ul Hikam masih dipenuhi wali santri yang menunggu kabar anaknya. Belasan ambulance dan personel TNI/Polri disiagakan. Sementara santri yang kondisi kesehatannya stabil diminta kembali ke asrama.

    Baca juga: Eri Cahyadi Tegaskan Limbah Jarum Suntik di Sidoarjo Bukan Milik RSUD Eka Candrarini

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Soal Keracunan MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG Seluruh Indonesia

    Komentar
    Additional JS