Sosial Media
0
News
    Home Berita Featured Kasus Keracunan Kesehatan Makan Bergizi Gratis Pesantren Manba’ul Hikam Spesial

    Pesantren Manba’ul Hikam Bantah Keracunan MBG Berasal dari Dapur Internal - Republika

    7 min read

     

    Pengurus pesantren meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan sumber keluhan.

    Rep: Muhyiddin

    Santri yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan medis di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan saat ini seluruh pihak terkait fokus memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dengan baik oleh rumah sakit dan tenaga medis.

    ANTARA FOTO/Umarul Faruq Santri yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan medis di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan saat ini seluruh pihak terkait fokus memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dengan baik oleh rumah sakit dan tenaga medis.

    REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Pengurus Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo membantah kabar yang menyebut dugaan keracunan santri setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) berasal dari dapur internal pesantren. Pihak pesantren juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    Pengurus Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo, Ahmad Zainal, mengatakan seluruh santriwan dan santriwati yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat dugaan keluhan kesehatan pascakonsumsi MBG kini telah tertangani dengan baik.

    "Seluruh santriwan dan santriwati yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat dugaan keluhan kesehatan pascakonsumsi program Makan Bergizi (MBG) saat ini telah tertangani dengan baik," kata Ahmad dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).

    Menurut dia, sebagian besar santri yang sebelumnya menjalani perawatan bahkan telah kembali ke pondok pesantren dalam kondisi sehat dan stabil. Sementara itu, beberapa santri lainnya masih menjalani pemantauan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

    Ahmad sekaligus menepis berbagai informasi yang beredar di masyarakat terkait kondisi para santri. Ia secara khusus membantah kabar mengenai adanya korban jiwa serta tuduhan bahwa sumber keracunan berasal dari dapur internal pondok pesantren.

    Berita Terkait

    Sebanyak 363 Siswa dan Guru di SMAN 6 Solo Diduga Keracunan MBG

    Nasional News - 04 September 2026, 18:44

    Sambangi Santri yang Keracunan MBG di Sidoarjo, Wamenag: Harus Investigasi, Ini Ada Apa?

    Khazanah Indonesia - 04 September 2026, 18:31

    Komnas HAM Minta BGN Setop SPPG Penyedia MBG di Lokasi Keracunan

    Nasional News - 04 September 2026, 14:56

    Zulhas: Tak Ada Toleransi Bagi Petugas MBG yang tidak Bertanggung Jawab

    Nasional News - 04 September 2026, 13:43

    2.000 Siswa Keracunan MBG Tiga Hari Belakangan, Ini Rinciannya

    Nasional News - 04 September 2026, 09:29

    Komentar
    Additional JS