Sosial Media
0
News
    Home Berita Featured Juara MTQ MTQ Nasional Spesial Sumatera Selatan

    Sumsel Pecahkan Kutukan Juara Dua, Emas Fahmil Qur’an MTQ Nasional 2026 Akhirnya Diraih - Inilah

    5 min read



    Minggu, 20 September 2026 | 8 Rabi'ul Akhir 1448 Mozaik IslamMozaik Islam

    Author avatar

    158 views

    Tim Fahmil Qur’an Putra Sumsel meraih juara pertama pada cabang Fahmil Qur'an Putra.(Foto: Kemenag)

    Tim Fahmil Qur’an Putra Sumsel meraih juara pertama pada cabang Fahmil Qur'an Putra.(Foto: Kemenag)

    Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya merebut juara pertama Fahmil Qur’an Putra MTQ Nasional ke-31 2026 setelah dua kali sebelumnya harus puas berada di posisi kedua.

    Tim Fahmil Qur’an Putra Sumsel yang diperkuat Dimas Pradinata, Ahmad Zain Ardilla, dan Ahmad Azka Annabil mengumpulkan 1.535 poin pada babak final di Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Jumat (18/9/2026).

    Capaian tersebut menjadi titik penting perjalanan tim Sumsel. Sebelumnya, mereka meraih posisi kedua pada MTQN 2022 dan kembali menjadi runner-up pada MTQN 2024.

    Ahmad Zain Ardillah yang menjadi juru bicara tim menyebut kemenangan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang mereka jalani melalui berbagai kompetisi Fahmil Qur’an.

    “Kalau tidak salah tahun 2020. 2022 akhirnya (ikut) nasional, tapi qadarullah juara dua. 2024 juara dua lagi. Alhamdulillah tahun ini, hari ini, di Jawa Tengah, kami mendapatkan juara satu,” ujar Ahmad Zain.

    Perjalanan itu menunjukkan prestasi Fahmil Qur’an tidak lahir secara instan. Konsistensi mengikuti kompetisi dan pembinaan menjadi bagian penting hingga akhirnya Sumsel mampu mencapai posisi tertinggi di tingkat nasional.

    Apresiasi Pembinaan

    Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menyampaikan apresiasi kepada ketiga peserta dan para pembina yang mengantarkan Sumsel meraih medali emas.

    "Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dimas Pradinata, Ahmad Zain Ardilla, dan Ahmad Azka Annabil yang sukses meraih medali emas di MTQ Nasional ke-31 di Semarang. Ini adalah buah dari ketekunan, kerja keras, doa, serta kedisiplinan yang luar biasa. Raihan ini tidak hanya membanggakan Kanwil Kemenag dan Pemprov Sumsel, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Sumsel," ujar Syafitri Irwan.

    Menurut Syafitri, Fahmil Qur’an bukan hanya menguji hafalan, tetapi juga kedalaman pemahaman Al-Qur’an, wawasan keagamaan, dan kecepatan berpikir.

    Sinergi Generasi Qurani

    Ketua Harian LPTQ Sumsel Ahmad Iskandar Zulkarnaen turut mengapresiasi peserta, pelatih, pembina, pemerintah daerah, Kanwil Kemenag, serta masyarakat Sumsel.

    "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta, pelatih, pembina, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan tanpa henti. Terima kasih juga kepada Gubernur dan Kanwil Kemenag Sumsel serta seluruh masyarakat Sumsel atas doa dan dukungan dahsyatnya. Kemenangan ini merupakan hasil sinergi dan komitmen bersama dalam membina generasi Qur'ani di Sumatera Selatan," ungkap Ahmad Iskandar.

    Kalimantan Timur menempati posisi kedua dengan 1.270 poin melalui Moammar Khadafi Nasution, Muhammad Adnan Abd Barr, dan Fahrid Zainar Hasyim.

    Jawa Tengah berada di posisi ketiga dengan 1.265 poin, disusul Sumatera Utara dengan 990 poin.

    Hasil ini menempatkan Sumsel sebagai pemuncak Fahmil Qur’an Putra MTQN ke-31 sekaligus menandai keberhasilan pembinaan yang akhirnya mengubah dua kali posisi runner-up menjadi medali emas.

    Tags

    Artikel Terkait

    Komentar
    Additional JS