Sosial Media
0
News
    Home Berita Featured Gus Kikin Nahdhatul Ulama Qanun Asasi Spesial

    Gus Kikin Tegaskan Qanun Asasi Sebagai Landasan Khidmah NU - Republika

    7 min read

     


    Qanun Asasi kembali menjadi rujukan dalam pelaksanaan khidmah kepengurusan baru PBNU.

    Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (kedua kanan) menandatangani pakta integritas usai ditetapkan oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). AHWA menetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031 melalui musyawarah mufakat.

    ANTARA FOTO/Syaiful Arif Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (kedua kanan) menandatangani pakta integritas usai ditetapkan oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). AHWA menetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031 melalui musyawarah mufakat.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz menegaskan khidmah NU kepada umat akan berlandaskan pada Qanun Asasi, sebuah dokumen penting sekaligus ruh bagi perjuangan Nahdlatul Ulama.

    “Di periode ini, ada dokumen lalu yang dulu disusun Muassis (pendiri), yaitu buku Qanun Asasi, menjadi rujukan NU secara keseluruhan untuk kita melaksanakan kegiatan berbasis mencari ridha Allah SWT,” kata Abdul Hakim Mahfudz di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

    Beberapa waktu lalu, pria yang biasa disapa Gus Kikin ini menjelaskan bahwa Al-Qanun Al-Asasi sudah lama tidak dimunculkan dan digunakan dalam kehidupan organisasi NU.

    Dalam tiga tahun terakhir, dirinya berupaya mengumpulkan dan menyusun kembali berbagai dokumen Qanun Asasi yang terdiri atas empat bab.

    Al-Qanun al-Asasi (Undang-Undang Dasar) adalah kitab risalah dasar atau konstitusi ideologis yang disusun oleh Hadratussyekh Hasyim Asy'ari. Kitab tersebut, kata dia, menjadi fondasi ruhaniah, pemikiran, dan pedoman perjuangan bagi warga NU.

    sumber : Antara

    Berita Terkait

    100 Hari Kepengurusan, PBNU Prioritaskan Rekonsiliasi ke Daerah

    Khazanah Indonesia - 2 jam yang lalu

    Gus Kikin Sambut Gus Baha Masuk Struktur PBNU, Ini Alasannya

    Khazanah Indonesia - 17 jam yang lalu

    Berikut Susunan Lengkap Pengurus PBNU 2026-2031

    Khazanah Indonesia - 18 jam yang lalu

    PBNU Umumkan Susunan PBNU 2026-2031, Gus Baha Jadi Wakil Rais Aam

    Khazanah Indonesia - 19 jam yang lalu

    Sekpri Meminta Gus Lilur Tak Lagi Menyeret Nama Kiai Said dalam Polemik Muktamar NU

    Khazanah Indonesia - 28 September 2026, 20:56

    Komentar
    Additional JS