Sosial Media
0
News
    Home Berita Featured Nahdhatul Ulama PBNU Spesial

    PBNU Petakan Potensi Usaha NU untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi - NU Online

    2 min read

     

    Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Ekonomi dan Kemandirian Jam’iyyah, H Muhammad Lukman Edy. (Foto: NU Online/Suwitno) Suci Amaliyah Kontributor Download PDF

    Jakarta, NU Online

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi dan kemandirian jam’iyyah. Upaya tersebut dilakukan melalui pemetaan potensi usaha di lingkungan NU dan optimalisasi infrastruktur digital.


    Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Ekonomi dan Kemandirian Jam’iyyah, H Muhammad Lukman Edy, mengatakan pemetaan tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai entitas ekonomi dan usaha yang berkembang dalam ekosistem NU agar dapat dikelola secara lebih optimal.


    “Kita harus bisa mengidentifikasi secara komprehensif potensi mana yang bisa kita identifikasi, setelah itu bisa kita optimalkan peran dan efektivitasnya,” kata Lukman dalam rapat koordinasi di Gedung PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).


    Menurut Lukman, pemetaan potensi ekonomi NU akan menjangkau berbagai sektor, mulai dari pondok pesantren hingga badan usaha milik NU. Pemetaan juga mencakup usaha yang dikelola PBNU maupun yang berkembang di tingkat akar rumput melalui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).


    “Kita akan menggunakan fasilitas digital untuk bisa menggerakkan semua ini,” ujarnya.


    Lukman mengaku optimistis terhadap kekuatan ekonomi warga NU di tingkat akar rumput. Menurutnya, berbagai aktivitas usaha produktif telah berkembang dan mendapat kepercayaan dari masyarakat, tetapi masih membutuhkan dukungan sistem dan tata kelola yang efektif serta efisien agar dapat berkembang lebih luas.


    “Dengan berbagai macam kreativitas, dan itu ternyata dipercaya oleh jemaah level bawah, saya kira tinggal kita cover dengan bagus sehingga perannya bisa meningkat,” jelasnya.


    Ia menambahkan, pengelolaan yang lebih optimal juga berpeluang meningkatkan valuasi aset yang dimiliki lembaga-lembaga di lingkungan NU.


    Karena itu, PBNU akan merumuskan sistem yang dapat mendukung pengembangan usaha produktif di tingkat wilayah dan cabang. Melalui langkah tersebut, PBNU diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi penguatan ekonomi NU hingga ke tingkat akar rumput.


    “Tugas PBNU, saya kira, memformulasikan itu sedemikian rupa. PCNU, PWNU yang punya lembaga produktif merasa terbantu dengan keberadaan PBNU,” pungkasnya.

    Komentar
    Additional JS