0
News
    Update Haji
    Home Featured Habib Sholeh Tanggul Karomah Pilihan Wali

    Berkat Habib Sholeh Tanggul, Orang Tionghoa Sembuh dari Sakit Strokenya: Karomah Para Wali - Portal Majalengka

    2 min read

     

    Berkat Habib Sholeh Tanggul, Orang Tionghoa Sembuh dari Sakit Strokenya: Karomah Para Wali

    By Wafirotul Fikriyah
    portalmajalengka.pikiran-rakyat.com

    PORTAL MAJALENGKA - Habib Soleh Bin Muhsin Al Hamid adalah seorang wali qhutub yang lebih dikenal dengan nama Habib Sholeh Tanggul.

    Berasal dari Hadramaut dan pertama kali melakukan da’wahnya ke Indonesia sekitar tahun 1921 M dan menetap di daerah Tanggul, Jember, Jawa timur.

    Karena kealimannya tersebut Habib Sholeh Tanggul dikenal memiliki banyak karomah salah satu karomahnya yaitu mengobati orang Tionghoa yang tidak bisa berjalan.

    Suatu ketika Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid Tanggul Jember, Jawa Timur yang sudah terkenal sebagai waliyullah dan doanya makbul didatangi oleh pengusaha dari Tionghoa yang sedang sakit stroke tidak bisa berjalan.

    Karena Habib Sholeh telah tersohor dengan kekeramatannya, orang Tionghoa tersebut datang dengan membawa uang satu koper. Ia minta didoakan oleh Habib Sholeh Tanggul dengan harapan agar ia dapat sembuh total.

    Mengetahui hal tersebut Habib Sholeh segera membawa koper berisi uang tersebut ke luar rumahnya, lalu Beliau mengeluarkan isinya yang berupa uang tadi.

    Lantas beliau tiba-tiba mengeluarkan korek api dari sakunya dan bermaksud untuk menyulut uang kertas tersebut dengan menggunakan korek api tadi.

    Rencananya beliau akan membakar uang tersebut. Melihat peristiwa yang begitu sangat sayang sekali ini sekonyong-konyong orang Tionghoa tadi spontan berdiri lalu berlari menghampiri Habib Sholeh untuk mencegah agar uangnya tadi tidak jadi dibakar oleh Beliau.

    Melihat seorang Tionghoa tadi berlari Habib Sholeh pun hanya tertawa, dan sekalinya mengingatkan kepada Tionghoa tadi. 

    "Lah ini sampeyan langsung sembuhkan bisa jalan, bisa berlari juga,"

    Menyadari hal tersebut si Tionghoa tadi pun merasa kaget dan tersenyum.

    Cerita ini bersumber dari KH Salahudin Munshif Kencong, Jember, Jawa Timur. Waallahua'lam bisshawab.***

    Komentar
    Additional JS