4 Jemaah Haji Tak Bisa ke Mekkah akibat Sakit - inews
4 Jemaah Haji Tak Bisa ke Mekkah akibat Sakit
Kepala Sektor (Kasektor) 2 Daker Madinah Musa Narwawan (Foto: Sucipto)JAKARTA, iNews.id - Sebanyak empat jemaah tertunda berangkat ke Mekkah dari Madinah. Saat ini, keempatnya masih menjalani perawatan medis.
"Ada empat orang, " kata Kasi Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Daerah Kerja (Daker) Madinah Thafsin Al Farizi, Jumat (2/6/2023).
Baca Juga

Perlu diketahui, hari ini sebanyak 7.092 jemaah haji Indonesia dari 18 kloter bergerak dari Madinah ke Mekkah untuk melakukan umrah wajib. Sebelum ke Mekkah, jemaah terlebih dahulu singgah di Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali untuk mengambil miqat atau niat ihram.

Kupon Shopee
- Total Quota: 25
- Short T&C: Cashback 15%, Min. Spending Rp275,000, Max Cashback Rp50,000
- Payment: ShopeePay/Shopee PayLater
- Validity: until 16 July 2022
- All user
LIHAT
KODE TM3
S&K 📅 16 Jul 2023
Kepala Sektor (Kasektor) 2 Daker Madinah Musa Narwawan mengatakan, ada dua jemaah haji dari sektor 2 yang ditunda keberangkatannya ke Mekkah karena sakit.
Baca Juga

Kedua jemaah tersebut, bernama Muhammad Akli, jemaah dari kloter 2 embarkasi Aceh (BTJ). Muhammad saat ini dirawat di RS King Fahad Madinah.
"Dari informasi yang bersangkutan sakit jantung," ucapnya.
Baca Juga

Musa menjelaskan, Muhammad menginap di Hotel Arjwan Al Diafa bersama dengan jemaah lainnya. "Dari total 388 jemaah haji kloter BTJ 2 hanya 387byang diberangkatkan ke Mekkah karena satu jemaah Muhammad Akli sakit," ujarnya.
Jemaah kedua yang tidak bisa diberangkatkan ke Mekkah bernama Masrikan Rejo Nasikun. Dia merupakan jemaah haji kloter 4 embarkasi Solo (SOC). "Di sektor 2 total ada 1.830 jemaah haji dari 5 kloter yang diberangkatkan dari Madinah ke Mekkah," kata Musa.
Musa menambahkan, proses pemberangkatan jemaah haji sejauh ini berjalan lancar. Semua jemaah telah tiba di Bir Ali. Untuk akomodasi, kata Musa, ada 153 koper dan 5 kursi roda yang diangkut menggunakan truk karenaa tidak muat di bagasi bus.
"Kami telah melakukan penyisiran di seluruh kamar hotel hingga tiga kali untuk memastikan tidak ada jemaah dan barang-barang yang tertinggal," ujarnya.
Sebelumnya, dua jemaah haji Indonesia lainnya tidak bisa berangkat ke Mekkah. Keduanya yakni, Sarti Ahmad Hasibuan dari kloter 1 embarkasi Medan (KNO) dan
Kotin Suwondo dari kloter 1 embarkasi Solo (SOC).
Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Follow Berita iNews di Google News