Garuda Indonesia Siap Berangkatkan Tambahan Kuota 7 Ribu Jemaah Haji - Kumparan
3 min read
Garuda Indonesia Siap Berangkatkan Tambahan Kuota 7 Ribu Jemaah Haji

Nikmati gratis baca kumparanPLUS di aplikasi
Klaim
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) siap memberangkatkan tambahan kuota jemaah haji tahun 2023 ini sebanyak 7.360 jemaah sesuai arahan Kementerian Agama (Kemenag), sehingga total kloter yang dilayani sebanyak 301.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Prasetio, menjelaskan tambahan jemaah haji tersebut akan diterbangkan menggunakan satu armada Airbus Series berbadan lebar (wide body).
"Ada 7.000 kuota, nanti akan kita layani Airbus Series paling enggak satu. Untuk total tambahan kloter dari 280-an menjadi 300-an kurang lebih," ujarnya saat acara Ngopi BUMN, Kamis (22/6).
Prasetio menjelaskan, jumlah jemaah haji yang diangkut armada Garuda Indonesia sesuai alokasi Kemenag sekitar 104 ribu, ditambah tambahan kuota tambahan menjadi sebanyak 111.532 jemaah di tahun ini.
Hingga 20 Juni 2023, Garuda Indonesia telah menerbangkan 102.346 jemaah ke Tanah Suci dalam 284 kelompok terbang (kloter), dengan capaian tingkat ketepatan waktu sebesar 87,9 persen.
Dia menambahkan, penerbangan dilakukan sejak 3 Mei 2023 sampai penerbangan terakhir dijadwalkan pada 26 Juni 2023. Persiapan juga dilakukan untuk kepulangan jemaah di Agustus 2023 mendatang.
Adapun dalam penerbangan ibadah haji tahun ini, Garuda Indonesia menggunakan 14 armada wide-body. Penerbangan dilakukan melalui sembilan embarkasi yakni Banda Aceh (BTJ), Medan (KNO), Padang (PDG) Jakarta (CGK), Solo (SOC), Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ) Makassar (UPG), dan Lombok (LOP).
"Embarkasi tertinggi di Solo, itu hampir 30 persen, disusul Jakarta dan Makassar. Sisanya Banda Aceh, Padang, Banjarmasin, Balikpapan, dan Lombok," jelas Prasetio.
Sebelumnya, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Saiful Mujab, mengatakan penerbangan terakhir jemaah haji ke Arab Saudi diizinkan sampai Jumat 24 Juni 2023.
Menurut Saiful, itu merupakan kuota tambahan jemaah haji yang sebelumnya diberikan pemerintah Arab Saudi. Dalam kuota tambahan itu sebagian diprioritaskan untuk lansia, di mana untuk tahun ini sebesar 5 persen.
"Untuk saat ini karena ada penambahan kuota kita sudah diizinkan sampai tanggal 24 pagi, yang pesawat Garuda itu diizinkan mendarat dari 4 kloter: Surabaya/SUB, Jakarta Bekasi/JKS," kata Saiful, Kamis (22/6).
"Pelunasan sudah selesai sudah kita tutup kemarin, termasuk pelunasan yang sapu jagat," sambungnya.