Kemenkes Siapkan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Ramah Lansia - Beritasatu
Kemenkes Siapkan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Ramah Lansia

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan tahun 2023 menjadi tahun layanan kesehatan jemaah haji ramah lansia.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Lilik Mahendro Susilo mengatakan, pencanangan tersebut dikarenakan tahun ini banyak jemaah haji yang berusia di atas 65 tahun.
"Tahun tantangan bagi usia manula, tahun lalu tertua di umur 65, tahun ini yang berangkat lebih dari umur 65, ada yang dari umur 90 tahun, 100 tahun. Perlu ada penanganan khusus istilahnya menjadi tahun haji ramah lansia," ungkap Lilik dalam konferensi pers bertajuk Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji 2023, Senin (5/6/2023).
Berdasarkan pelayanan kesehatan yang dilakukan per tanggal 4 Juni 2023 pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS), hingga saat ini telah tiba total sebanyak 71.539 jemaah haji Indonesia yang berada di Makkah dan Madinah. Keseluruhan jemaah haji terbagi ke dalam 190 kloter.
"Berdasarkan surat kesehatan yang sudah di-input, jumlah jemaah risiko tinggi (Risti) kesehatan tercatat sebanyak 75,3 persen," terangnya.
Jemaah Risti atau resiko tinggi kesehatan adalah jemaah haji yang berusia 60 tahun ke atas baik itu yang punya penyakit atau pun tidak. Serta, jemaah haji yang punya usia di bawah 60 tahun yang membawa penyakit.

Adapun penyakit yang ditemukan dari deteksi dini yakni hipertensi, diabetes melitus, hypertensive heart and disease dan gangguan metabolisme lemak.
Kemudian, kata Lilik, untuk penyakit yang dialami oleh para jemaah haji sendiri saat melakukan kegiatan haji yakni fatique (kelelahan), kedua hipertensi sebanyak 5.126 orang, ISPA sebanyak 2.569 orang, Myalgia sebanyak 1780 orang, dan diabetes militus sebanyak 1128 orang.
Meski ditemukan beberapa masalah kesehatan baik melalui hasil deteksi dini dan dari hasil kegiatan haji di lokasi, Lilik menyatakan Kemenkes telah menyiapkan pelayanan kesehatan yang matang bagi para jemaah haji.
"Jemaah tidak perlu khawatir karena seluruh petugas kesehatan siap membantu. Kami mulai dengan menggunakan sistem informasi monitoring persediaan obat di setiap kloternya dan sektor tempat menginap jemaah selama kegiatan haji. Obat-obatan didistribusikan di sektor-sektor yang lebih dekat dengan tempat tinggal jemaah," jelasnya.
Saksikan live streaming program-program BTV di sini
BERITA TERKAIT

Jemaah Indonesia Diminta Waspadai Calo Tasreh Masuk Raudhah

Jemaah Majalengka Viral Ingin Beri Makan Ayam Lebih Tenang Setelah Dapat Perawatan

Ada Nasi Uduk, Soto, hingga Serabi di Makkah, Penjualnya Asal Myanmar

Jemaah Demensia dari Majalengka Viral di Pesawat Ternyata Biasa Kasih Makan Ayam

PPIH Embarkasi Surabaya Membantah Ada 26 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat karena Masalah Visa

Viral Jemaah Majalengka Ingin Kasih Makan Ayam Saat di Pesawat, Ini Cara Cegah Demensia
Manchester City Juara Piala FA 2023
BERITA TERKINI

Penggeledahan Rumah Direktur Perusahaan Tambang di Kendari Diwarnai Perlawanan sang Istri

6 Transportasi Umum di Jakarta yang Bisa Jadi Andalan Sehari-hari

SMRC: Elektabilitas Ganjar Berpeluang Naik

Diduga Korupsi Honor Ketua RT Rp 161 Juta, Lurah di Kota Alam Ditangkap

DPR Usulkan Ini untuk Cegah Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan

Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Bawaslu Kabupaten Sukabumi

Boma Advertising Dukung Kesuksesan Semesta Berpesta di Bandung

Bripda Herman Ali Ditangkap Bawa 2 Kilogram Sabu dari Kalimantan ke Kota Pare Pare

Casemiro Dituding Punya Selingkuhan, Sang Istri Langsung Bersuara

Rumah Bakal Caleg PKB di Bengkulu Tengah Diteror Bom Molotov

B-FILES
