Kurang Paham Mengenai Pelaksanaan Haji, Jamaah Haji Bisa Hubungi Petugas Ini di Makkah dan Madinah - metrojambi
Kurang Paham Mengenai Pelaksanaan Haji, Jamaah Haji Bisa Hubungi Petugas Ini di Makkah dan Madinah
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fstatic.promediateknologi.id%2Fcrop%2F0x0%3A0x0%2F0x0%2Fwebp%2Fphoto%2Fp2%2F13%2F2023%2F06%2F05%2FScreenshot_20230605_072028_Gallery-3657653654.jpg)
METROJAMBI.COM- Kurangnya pengetahuan dan waktu mengenai manasik, terkadang membuat jamaah bingung hendak melakukan apalagi selama di Makkah atau Madinah.
Namun jamaah haji Indonesia tak perlu bingung karena selama di Tanah Suci, jamaah masih mendapatkan bimbingan.
Disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Zulkarnain Nasution.
Kementerian Agama sudah melakukan pembinaan manasik sejak di tanah air. Namun tingkat pemahaman jamaah memang bermacam-macam.
"Karenanya proses bimbingan terus dilakukan saat jamaah di Tanah Suci," ujar Zulkarnain, seperti dikutif dari laman kemenag.go.id.
Dia menyampaikan pemerintah telah menunjuk para konsultan ibadah dan pembimbing ibadah untuk memberikan layanan kepada jamaah haji, terkait peribadatan.
Total ada 26 konsultan dan pembimbing ibadah yang bertugas di Daker Makkah. Sebanyak empat orang ditempatkan di kantor Daker, lainnya di tempatkan di setiap sektor perumahan Jamaah haji, termasuk sektor Masjidil Haram
"Konsultan ibadah ini adalah para kyai, akademisi dan praktisi perhajian yang memiliki kompetensi untuk memberikan layanan konsultasi masalah-masalah haji," jelas Zulkarnain.
Untuk memudahkan jamaah, layanan konsultasi ibadah ini didesain untuk dapat dilakukan secara offline dan online, secara online nomor telpon konsultan sudah disebar.
Secara offline, para konsultan dan pembimbing bertugas memberikan layanan konsultasi ibadah di wilayah sektor masing-masing.
Konsultan yang berada di kantor Daker Makkah juga akan melakukan visitasi ke sektor untuk melakukan bimbingan.
Diharapkan keberadaan para konsultan dan pembimbing ibadah dapat dimaksimalkan oleh para jemaah dalam memahami manasik haji.
Pemahaman yang baik diharapkan memudahkan jmaah dalam beribadah dan dapat mengantarkan mereka meraih kemabruran.